WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI – Suasana politik nasional kembali memanas menyusul pernyataan tajam yang dilontarkan Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul terhadap Amien Rais.
Mantan Sekretaris Jenderal PBNU tersebut memberikan tanggapan pedas terkait aksi tokoh reformasi Amien Rais yang belakangan ini gencar mengkritik Presiden RI, Prabowo Subianto.
Ditemui saat melakukan kunjungan kerja di Bekasi Utara, Kota Bekasi, Gus Ipul tidak memberikan penjelasan panjang lebar.
Baca juga: Diterpa Isu Dicopot, Kepala BGN Dadan Hindayana Tegaskan Fokus Jalankan Amanah Presiden Prabowo
Namun, satu kalimat yang ia sampaikan cukup untuk merangkum pandangannya terhadap sosok pendiri Partai Ummat tersebut.
"Sekali lagi, kalau Pak Amien Rais itu saya selalu ingat apa yang sering disampaikan Gus Dur pada waktu itu. Memang tidak bisa dipercaya. Itu aja," tegas Gus Ipul dengan nada singkat namun tajam, Rabu (6/5/2026) malam.
Menghidupkan Kembali 'Memori' Gus Dur
Penegasan Gus Ipul yang menyeret nama mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) bukanlah tanpa alasan.
Dalam sejarah politik Indonesia, hubungan antara Gus Dur dan Amien Rais memang dikenal penuh dengan dinamika pasang-surut yang drastis, terutama pasca-peristiwa pelengseran Gus Dur dari kursi kepresidenan pada tahun 2001.
Dengan mengutip pesan Gus Dur, Gus Ipul seolah ingin mengingatkan publik untuk berhati-hati dalam menanggapi narasi yang dibangun oleh Amien Rais di tengah kepemimpinan nasional saat ini.
Baca juga: Natalius Pigai Tak Akan Lindungi Amien Rais Soal Seskab Teddy: Tidak Bermartabat!
Akar Masalah: Kritik Amien Rais terhadap Prabowo
Reaksi keras Gus Ipul ini dipicu oleh sebuah video yang viral di media sosial, di mana Amien Rais melontarkan kritik pedas mengenai kedekatan Presiden Prabowo Subianto dengan asisten pribadinya yang kini menjabat Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.
Kritik Amien tersebut mengundang beragam reaksi dari berbagai lapisan masyarakat.
Sebagian pihak menganggap kritik tersebut sebagai bumbu demokrasi yang sah-sah saja.
Namun pihak lain—termasuk Gus Ipul—menilai pernyataan tersebut sebagai manuver politik dari sosok yang rekam jejaknya patut dipertanyakan validitasnya.
Publik kini menanti apakah pihak Amien Rais akan memberikan respons balik atas "serangan" verbal yang menghidupkan kembali sentimen sejarah antara kaum Nahdliyin dan tokoh reformasi tersebut.
Dinamika Politik
Respon Gus Ipul di Bekasi ini menambah daftar panjang ketegangan antara tokoh-tokoh yang berafiliasi dengan pemikiran Gus Dur (Nahdlatul Ulama) dengan kelompok Amien Rais.
Dengan membawa nama besar Gus Dur, Gus Ipul seolah ingin memberikan peringatan kepada publik agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang dibangun oleh Amien.
Baca juga: Komdigi Siapkan Langkah Hukum soal Video Tuduhan Amien Rais soal Seskab Teddy Disebut Gay
Sementara itu, situasi di lingkar pemerintahan tetap fokus pada agenda kerja, meskipun riak-riak politik dari tokoh senior seperti Amien Rais terus menghiasi ruang digital.
Pernyataan tajam Gus Ipul ini diprediksi akan menjadi sorotan utama dalam beberapa hari ke depan, mengingat statusnya sebagai pejabat publik sekaligus tokoh kunci dalam jaringan intelektual santri di Indonesia.