TRIBUNNEWS.COM - Pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 menjadi salah satu pekan paling krusial menjelang akhir musim.
Dengan hanya tiga pertandingan tersisa, persaingan gelar juara dan perebutan zona aman degradasi semakin memanas.
Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda sama-sama mengoleksi 72 poin di puncak klasemen, sementara Persija Jakarta di peringkat ketiga dengan 65 poin masih menyimpan asa.
Sedangkan dua tim sudah dipastikan terdegradasi adalah Semen Padang dan PSBS Biak.
Sorotan utama pekan ini adalah duel klasik Persija Jakarta vs Persib Bandung pada Minggu, 10 Mei 2026 pukul 15.30 WIB.
Laga ini awalnya direncanakan di Jakarta, tetapi dipindah ke Stadion Segiri, Samarinda, karena masalah izin.
Persija sangat membutuhkan kemenangan untuk memangkas jarak dengan dua tim teratas.
Jika Macan Kemayoran mampu mengalahkan Persib, persaingan juara akan semakin terbuka.
Sebaliknya, jika Persib berhasil meraih hasil positif, Maung Bandung semakin sulit dikejar dan tinggal fokus bersaing dengan Borneo FC di pekan-pekan terakhir.
Bagi Persib, laga ini rawan terpeleset. Meski Persib sedang dalam performa bagus, tekanan duel derbi dan kondisi stadion netral bisa menjadi tantangan.
Jika terpeleset, ambisi untuk hattrick juara Super League bagi Maung Bandung bisa pudar.
Sementara itu, Borneo FC berpeluang memanfaatkan situasi ini.
Baca juga: Respons Bojan Hodak soal Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Untungkan Maung Bandung?
Pada Senin, 11 Mei 2026, Pesut Etam akan bertandang ke markas Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Bali United sebagai juara dua kali punya catatan bagus melawan Borneo, termasuk kemenangan 1-0 di putaran pertama.
Jika Borneo gagal meraih poin maksimal sementara Persib terpeleset di Samarinda, Borneo bisa naik ke puncak klasemen atau setidaknya menjaga tekanan pada rivalnya.
Namun peluang Borneo untuk menang cukup besar, selain faktor performa Pesut Etam yang lagi apik, Bali United juga dalam kondisi under perform setelah kalah dari tim papan bawah, Madura United di pekan lalu.
Di papan bawah, persaingan menghindari degradasi tak kalah dramatis.
Persijap Jepara (peringkat 15 dengan 31 poin) berada dalam posisi genting. Mereka harus bertandang ke Persita Tangerang pada Minggu, 10 Mei.
Persis Solo (peringkat 16 dengan 27 poin) menjamu Persebaya Surabaya sehari sebelumnya.
Hasil kedua laga ini sangat menentukan siapa yang akan ikut menyusul Semen Padang dan PSBS Biak.
Jumat, 8 Mei 2026
Sabtu, 9 Mei 2026
Minggu, 10 Mei 2026
Senin, 11 Mei 2026


















(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)