Sebelum Terjadi Kecelakaan Bus ALS vs Truk, Pengakuan Korban Selamat Bus Oleng, Penumpang Menjerit
Salomo Tarigan May 07, 2026 04:27 AM

TRIBUN-MEDAN.com - Empat orang dinyatakan selamat dalam msibah kecelakaan maut bus ALS vs truk tangki BBM di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumsel Rabu (6/5/2026).

Di antara penumpang selamat tersebut, Ngadiono (44) bersama istrinya, Jumiatun (34).

Penumpang bus ALS tersebut tujuan Medan Sumatera Utara (Sumut).

Beginilah pengakuan Ngadiono detik-detik kecelakaan tersebut terjadi. 

TABRAKAN - Bus ALS terlibat tabrakan maut versus truk tangki pengangkut BBM di Simpang Danau Kecamatan Karang Jaya, Muratara, Rabu (6/5/2026). Insiden ini menimbulkan kebakaran hebat dan menewaskan 16 orang. (Istimewa/tribunmedan.com)
TABRAKAN - Bus ALS terlibat tabrakan maut versus truk tangki pengangkut BBM di Simpang Danau Kecamatan Karang Jaya, Muratara, Rabu (6/5/2026). Insiden ini menimbulkan kebakaran hebat dan menewaskan 16 orang. (Istimewa/tribunmedan.com) (Istimewa)

Ia sempat melihat bus itu tidak layak jalan saat melintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum).

Sepanjang perjalanan, ia menyaksikan mobil tersebut tidak layak jalan.

Bus sempat mengalami kendala (trouble) pada bagian mesin dan radiator yang panas.

Namun, kerusakan tersebut sempat diatasi sopir hingga kenek bus, sehingga bus terus melaju menuju Kabupaten Muratara.

"Sempat rusak bagian mesin dan radiator, sempat diperbaiki lalu jalan lagi," ujar Ngadiono saat memberikan keterangan kepada sumber kepolisian yang meminta keterangan di Puskesmas Karang Jaya, Muratara.


Kekhawatiran Ngadiono pun akhirnya terjadi.

Bus tiba-tiba menghantam sesuatu, kemudian langsung disusul ledakan besar.

Api membesar dan membakar bus.

Ngadiono dan istrinya berupaya memanjat dan keluar melalui jendela untuk menyelamatkan diri.

Tak lama kemudian, aksi tersebut disusul oleh seorang penumpang lain.

 

"Saya langsung refleks melompat keluar disusul istri. Yang saya lihat, kernet juga ikut melompat keluar," ungkapnya.

Ngadiono sempat terpaku menyaksikan api melahap badan bus yang disertai api yang semakin membesar.

 Ia juga mendengar jeritan penumpang, lalu suara itu hilang seketika saat api melahap seluruh badan kendaraan.

"Setelah itu saya pingsan. Begitu bangun sudah di rumah sakit," tambahnya.

Sebelumnya, polisi mengungkap penyebab kecelakaan Bus ALS dengan mobil tangki BBM milik PT Seleraya di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumsel.

Kecelakaan ini terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kelurahan Karang Jayo, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara, Rabu (6/5/2026) siang.

Dalam laporan kepolisian, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas ini berjumlah 16 orang.

Rinciannya: 14 orang dari bus ALS dan 2 orang dari mobil tangki BBM.

Kronologi Kejadian

Sementara itu, penumpang selamat diinformasikan berjumlah 4 orang yang kini menjalani perawatan di Puskesmas Karang Jaya, 3 orang mengalami luka bakar serius dan 1 orang luka lecet.

Adapun identitas pengemudi bus ALS yakni Alif (44 tahun) warga Jawa Tengah dengan kenek Saf (50) meninggal dunia, serta M. Fadli dalam kondisi selamat dan hanya mengalami luka goresan.

Kemudian, pengemudi mobil tangki BBM PT Seleraya atas nama Yanto meninggal dunia dan penumpangnya, Martini, juga meninggal dunia

Menurut pengakuan kernet yang selamat, bus ALS tersebut oleng karena menghindari sesuatu hingga menabrak mobil tangki yang sedang bongkar.

Akibat kecelakaan maut bus ALS dengan mobil tangi BBM di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kelurahan Karang Jayo menewaskan 16 orang.

Rinciannya 14 orang dari Bus ALS orang, 2 orang dari mobil Tangki BBM .

Sementara penumpang selamat diinformasikan 4 orang, kini menjalani perawatan di Puskesmas Karang Jaya, 3 luka mengalami bakar serius, dan 1 lecet-lecet.

Ada pun identitas pengemudi Bus ALS yakni Alif (44 tahun) warga Jawa Tengah dengan kernet Saf (50) meninggal dunia dan M Fadli kondisi selamat hanya mengalami luka goresan.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Bus ALS vs Truk BBM, Penjelasan Polisi dan PT ALS, 16 Korban Tewas, 4 Selamat

Kemudian pengemudi mobil tangki BBM PT Seleraya atas nama Yanto dengan kondisi meninggal dunia dan penumpang Martini dengan kondisi meninggal dunia.

Kasat Lantas Polresta Muratara, AKP M Karim menyampaikan berdasarkan keterangan kernet bus yang selamat, ketika kejadian ini, bus oleng karena menghindari sesuatu saat melintas di lokasi kejadian.

"Bus masuk lubang akhirnya masuk jalur lainnya, mobil terjadi adu kambing, sementara mobil tangki posisinya bawa minyak mau bongkar," kata Karim pada wartawan.

Karim mengungkapkan dugaan penyebab kebakaran yakni diduga karena berasal dari minyak mentah menyambar ke mobil saat kecelakan.

"Sementara untuk ada motor, itu milik penumpang dalam bus itu, dari Bus ALS itu," ujarnya.

16 Kantong Jenazah di Bawa ke Lubuklinggau.

Kasatlantas menjelaskan untuk proses selanjutnya jenazah ini ditempatkan di RS Siti Aisyah menunggu keluarganya sementara waktu.

BUS KECELAKAAN MAUT -- Kondisi bus ALS yang mengalami kecelakaan lalu terbakar di Simpang Danau Kecamatan Karang Jaya, Muratara, Rabu (6/5/2026). Dari informasi dihimpun, sebanyak 6 orang dilaporkan tewas dalam kecelakaan ini.
BUS KECELAKAAN MAUT -- Kondisi bus ALS yang mengalami kecelakaan lalu terbakar di Simpang Danau Kecamatan Karang Jaya, Muratara, Rabu (6/5/2026). Dari informasi dihimpun, sebanyak 6 orang dilaporkan tewas dalam kecelakaan ini. (IST)

"Sejauh ini sudah satu persatu mengirim data ke Polres Muratara kemudian kedepan mungkin ada ciri-ciri khusus yang mereka kenali," bebernya.

Intinya sekarang dititipkan di rumah sakit terlebih dahulu nanti pihak Labfor yang akan mengidentifikasi secara langsung.

"Lalu kedepan mungkin akan diumumkan atau apa, kemudian untuk sopir tangki BBM itu sudah diketahui identitasnya yakni warga belani Kabupaten Muratara," ungkapnya.

Baca juga: Legenda ALS Berakhir Tragis di Jalur Neraka Jalinsum: Bus Tinggal Bangkai, 16 Nyawa Melayang

Suasana di tengah jalan lintas tersebut berubah menjadi sangat mencekam, ditambah dengan beberapa kali suara ledakan kecil yang diduga berasal dari ban atau tangki bahan bakar bus.

Kerumunan warga tampak menyaksikan kejadian dari jarak aman di pinggir jalan dan area perkebunan sawit sekitarnya.

Tidak sedikit warga yang syok melihat armada transportasi legendaris itu ludes hanya dalam hitungan menit.

"Coba telepon PLN, telepon Damkar!" teriak salah seorang warga di lokasi kejadian.

Perekam video juga terdengar memberikan informasi mengenai situasi tersebut.

"Di Karang Jaya, kejadian mobil bertumburan langsung kebakaran," katanya.

Bahkan, suasana makin dramatis saat terdengar suara kekhawatiran mengenai nasib para penumpang.

"Penumpangnya hampir kena bakar semua, tidak dapat turun," sambungnya dengan nada panik.

"Aduh, kepala manusia itu!" ujar warga lain yang menyaksikan api menghanguskan kendaraan.

Di lokasi, beberapa barang bawaan penumpang tampak berserakan di aspal jalan karena tidak sempat dievakuasi akibat api yang menjalar terlalu cepat.

Terlihat pula tumpahan buah-buahan dari sejumlah karung yang pecah.

Sejumlah warga setempat mencoba tetap berada di jarak aman, sementara yang lain sibuk mendokumentasikan kejadian tersebut.

Penjelasan PT ALS

Saat dikonfirmasi terkait kecelakaan, Humas PT ALS Alwi Matondang mengaku sampai saat ini pihaknya masih menunggu informasi resmi dari pihak kepolisian.

"Karena itu ada di kepolisian, belum ada yang mengeluarkan laporan polisinya. jadi saya pun masih nunggu," ujar Alwi. 

Amatan www.tribun-medan.com, di pool PT ALS yang terletak di Jalan SM Raja, Kota Medan, hingga Rabu malam tampak suasana di pool masih berlangsung seperti biasanya.

Bahkan, aktivitas calon penumpang pada malam ini terlihat cenderung cukup sepi. 

 

Baca juga: Jenderal Purn Ahmad Dofiri Bongkar 9 Perilaku Negatif Polri, Budaya Koruptif, Arogansi Jabatan . . .

KECELAKAAN BUS ALS - Kecelakaan Maut Bus ALS vs Mobil Tangki di Muratara, 16 Orang Dikabarkan Tewas
KECELAKAAN BUS ALS - Kecelakaan Maut Bus ALS vs Mobil Tangki di Muratara, 16 Orang Dikabarkan Tewas (IST)

Diketahui, bus PT ALS nahas itu semula berangkat dari Kota Semarang, Jawa Tengah, dengan tujuan ke Kota Medan.

"Kita belum tau pasti (identitas) dan tujuannya. Kalau di bus itu biasanya ada naik turunnya itu," ucapnya. 

Hingga saat ini, di pool bus PT ALS belum terlihat adanya keluarga maupun kerabat yang mendatangi pool bus untuk konfirmasi.

Ketika ditanya perihal hal ini, Alwi turut menuturkan jika sejauh ini belum ada pihak keluarga yang menghubungi PT ALS. 

"Belum ada bang (konfirmasi keluarga)," katanya. 

Lebih lanjut, Alwi mengaku pihaknya masih terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian yang menangani kasus ini.

Penyebab kecelakaan hingga identitas dari seluruh korban.

Baca juga: LIVE SCORE Hasil Bayern Muenchen vs PSG Babak I Skor 0-1 Sedang Berlangsung

(*/tribun-medan.com)

Baca juga: LIVE SCORE Hasil Bayern Muenchen vs PSG Babak I Skor 0-1 Sedang Berlangsung

Sumber: Tribunsumsel/Tribun-Medan.com 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.