Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIMANGGIS - Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1447 H/2026, banyak kalangan masyarakat Muslim mulai berburu hewan kurban, baik jenis sapi atau kambing.
Hal itu juga dilakukan penyanyi dangdut kondang Meta Nurmalasari atau dikenal dengan nama panggung Ratu Meta.
Ratu Meta datang langsung ke Mall Hewan Qurban H Doni di Jalan Komjen Pol M Jasin, Kelapa Dua, Kelurahan Cimanggis, Depok pada Rabu (6/5/2026) sore.
Baca juga: Bukan di Pesawat, Pramugari Ini Malah Jualan Sapi di Depok! Intip Keunikannya
Ditemani Sales Promotion Girl (SPG), Ratu Meta memilih langsung sapi yang ingin dijadikan hewan kurban.
Setelah mengelilingi area Mall Hewan Qurban H Doni, Ratu Meta mantap menjatuhkan pilihannya pada sapi jenis Santa Gertrudis dengan bobot 1,25 ton.
Ratu Meta mengaku membeli sapi tersebut dengan harga 150 juta, namun akan diberikan diskon nantinya.
Sapi tersebut rencananya akan dikirim dan dipotong di kampung halamannya, Karawang, Jawa Barat.
Sebelum ke Depok, ia sudah mencari ke berbagai tempat di Jakarta, termasuk Jagakarsa dan wilayah Jakarta Selatan, serta memantau opsi di Jawa melalui media sosial.
Atas saran sopirnya, ia mencari ke wilayah Depok dan akhirnya menemukan tempat yang menyediakan sapi dengan bobot di atas 1 ton.
“Pilihannya juga banyak dan alhamdulillah tadi dikasih harganya juga sesuai sama budget-nya gitu,” kata Ratu Meta.
“Jadi saya cuma mau kasih tahu buat teman-teman semuanya, apalagi masyarakat kalau emang mau beli kurban ya nih, enak di sini di Depok gitu lho,” sambungnya.
Sementara itu, pemilik Mall Hewan Qurban Depok, H Doni menjelaskan, pihaknya menyediakan 3.500 ekor sapi berbagai jenis pada Iduladha 1447 H/2026.
Ribuan ekor sapi kurban tersebut didatangkan langsung dari petani di wilayah NTT, NTB, Bali, Jawa, hingga Sumatera.
Sedangkan untuk sapi impor, Mall Hewan Qurban H Doni mengambilnya dari Australia untuk kualitas premium dengan bobot di atas 1 ton.
“Sapi ini (impor) wajib dipotong di RPH dengan sistem tertutup dan tidak diperbolehkan dipotong di tempat umum seperti masjid,” ujarnya.
Varian sapi yang ditawarkan beragam, meliputi Belgian Blue, Santa Gertrudis, Shorthorn, White Brahman, Limousin, dan Simmental.
Menurut H Doni, harga yang ditawarkan sangat fleksibel mengikuti anggaran konsumen, mulai dari Rp17 juta hingga di atas Rp100 juta.
“Sapi termahal yang terjual mencapai Rp150 juta. Salah satu yang terbaru adalah jenis Santa seberat 1,25 ton yang dibeli seorang artis seharga Rp125 juta,” pungkasnya. (m38)