Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Seorang siswi dengan baju seragam batiknya sedang memamerkan medali kejuaran yang tersusun rapi di meja piket SMAN 7 Bandar Lampung Pada Kamis (7/5/2026).
Ia adalah Lyke Nafisah Mukti, siswi SMAN 7 Bandar Lampung yang kini menjadi salah satu atlet renang muda berprestasi di Lampung. Siswi kelas XI tersebut memiliki sederet gelar juara di berbagai kejuaraan daerah hingga tingkat pelajar nasional.
Perjalanan Lyke di dunia renang dimulai sejak masih duduk di bangku kelas 2 sekolah dasar.
Kecintaannya terhadap air membuat sang ibu memasukkan dirinya untuk les renang di kawasan Pahoman, Bandar Lampung.
Setelah sekitar satu tahun belajar dasar-dasar renang dan menguasai berbagai gaya, Lyke kemudian bergabung dengan klub renang dan mulai serius menekuni olahraga tersebut.
Baca juga: Septian Fernando Siswa SMAN 3 Bandar Lampung Langganan Juara Renang
“Saya memang suka berenang sejak kecil. Awalnya belajar privat, lalu masuk klub dan mulai ikut lomba,” ujar Lyke Kamis (7/5/2026).
Perlombaan pertamanya masih sangat membekas di ingatannya. Ia juga menceritakan bahwa saat awal-awal masuk perlombaan dirinya sama sekali tidak mendapatkan gelar juara.
Ia mengenang dirinya mengenakan baju renang berwarna merah muda dan turun di nomor gaya bebas.
Meski belum berhasil meraih juara, pengalaman tersebut menjadi titik awal perjalanan panjangnya sebagai atlet.
Prestasi mulai datang ketika Lyke bergabung dengan klub renang dan mengikuti ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat kota.
Saat itu ia berhasil meraih juara dua. Sejak momen tersebut, semangatnya untuk terus berkembang semakin besar.
Selama hampir 10 tahun menekuni renang, Lyke mengaku tidak selalu mudah menjaga konsistensi.
Rasa lelah, tugas sekolah yang menumpuk, hingga godaan masa remaja yang selalu ingin bermain kerap menjadi tantangan tersendiri.
Namun target besar untuk menembus level nasional menjadi motivasi utamanya untuk terus bertahan.
“Saya punya target besar, ingin sampai nasional. Jadi saya harus tetap latihan walaupun capek atau kadang ingin bermain seperti teman-teman lainnya,” katanya.
Untuk menjaga performa, Lyke menjalani latihan rutin enam hari dalam seminggu dengan club miliknya.
Latihan renang dilakukan setiap Senin, Rabu, dan Jumat mulai pukul 15.00 WIB, sedangkan latihan fisik digelar pada Selasa, Kamis, dan Sabtu.
Bahkan saat libur semester, intensitas latihan meningkat menjadi dua kali sehari demi mengejar target kompetisi.
Dalam setahun, Lyke bisa mengikuti lebih dari 10 kejuaraan. Jadwal padat itu terkadang membuatnya kesulitan membagi waktu antara sekolah dan latihan.
Meski begitu, ia bersyukur mendapat dukungan penuh dari para guru yang memahami aktivitasnya sebagai atlet.
“Kalau ada tugas atau ujian memang cukup berat, tapi guru-guru sangat mendukung,” ujarnya.
Selain renang, Lyke juga sempat aktif di cabang olahraga lain seperti atletik dan basket. Namun fokus utamanya tetap berada di kolam renang.
Ia mengaku olahraga telah membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih disiplin, menjaga pola hidup sehat, dan mempertahankan kondisi fisik yang stabil.
Dalam waktu dekat, Lyke akan kembali berlaga di ajang Lampung Student Olympic yang berlangsung pada 9–10 Mei di Pahoman.
Ia berharap kompetisi tersebut menjadi salah satu langkah menuju level nasional.
Tak hanya bercita-cita menjadi atlet nasional, Lyke juga memiliki impian besar untuk bergabung dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut.
Keinginan itu muncul karena latar belakang keluarganya yang dekat dengan dunia militer.
“Saya ingin masuk TNI AL setelah lulus sekolah,” ungkapnya.
Sepanjang tahun 2025 hingga 2026, Lyke berhasil mengoleksi banyak medali dari berbagai kejuaraan renang bergengsi.
Mulai dari mendali perak hingga emas ia koleksi dengan berbagai nomor lomba renang dengan berbagai gaya.
Prestasi:
Championship Lampung Student Olimpic Tahun 2025
Invitasi Renang Lampung Piala Gubernur 22-24 Agustus 2025
Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMA/SMK/MA Sederajat tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026
Dengan semangat juang dan disiplin tinggi, Lyke Nafisah Mukti menjadi contoh inspiratif bagi generasi muda bahwa prestasi besar lahir dari konsistensi dan kerja keras yang dilakukan sejak dini.
(Tribunlampung.co.id/ Bintang Puji Anggraini)