Sosok Hariyanto Sopir Truk Tangki Kecelakaan dengan Bus ALS di Muratara, Tinggalkan Istri dan3 Anak
Khistian Tauqid May 07, 2026 03:30 PM

TRIBUNBATAM.id - Kesedihan masih dirasakan pihak keluarga atas kecelakaan maut bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dengan truk tangki minyak di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. 

Peristiwa yang merenggut nyawa 16 orang itu terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Rabu (6/5/2026) siang. 

Pihak keluarga menanti proses identifikasi jenazah di Posko DVI Rumah Sakit Bhayangkara Moh. Hasan Palembang, Kamis (7/5/2026).

Kerabat korban bernama Herman membeberkan sosok sopir truk tangki BBM bernama Hariyanto alias Yanto yang tewas dalam insiden tersebut.

Yanto telah bekerja sebagai sopir tangki yang membawa minyak mentah PT Seleraya di Musi Rawas Utara (Muratara) sejak 2013.

Ketika kecelakaan tersebut terjadi, Yanto ternyata baru sepekan bekerja setelah sebelumnya masuk ke dalam jadwal libur.

"Biasanya dua minggu kerja, seminggu libur. Nah, ini baru masuk seminggu kerja waktu kejadian," kata Herman saat ditemui di posko, Kamis (7/5/2026), dilansir dari Kompas.com.

Yanto bersama kernetnya bernama Toni ketika kecelakaan maut tersebut terjadi.

Kedua korban tidak berhasil menyelamatkan diri karena terjebak di dalam truk tangki yang dilalap api.

"Kemarin sempat dibedakan kantong jenazahnya yang dari bus ALS. Jenazah Yanto dan Toni itu nomornya 16 dan 15, tetapi tidak tahu yang mana karena sudah sulit dikenali," ujarnya.

Jenazah Yanto rencananya akan dibawa ke Dusun Belani, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara, Sumatra Selatan.

"Rencananya dimakamkan di dusun karena anak dan istrinya di sana. Kami masih menunggu kabar dari polisi," ucapnya.

Akibat kecelakaan tersebut, Yanto meninggalkan istri dan tiga anaknya.

KORBAN KECELAKAAN - Kantong jenazah korban kecelakaan bus ALS yang tabrakan dengan truk tangki BBM di Kabupaten Muratara dibawa ke RS Siti Aisyah Lubuklinggau. Total, ada 16 orang meninggal dunia.
KORBAN KECELAKAAN - Kantong jenazah korban kecelakaan bus ALS yang tabrakan dengan truk tangki BBM di Kabupaten Muratara dibawa ke RS Siti Aisyah Lubuklinggau. Total, ada 16 orang meninggal dunia. (Tribun Batam/Sripoku.com/Eko Hepronis)

Baca juga: Pemicu Kecelakaan Maut Bus ALS dengan Truk Tangki BBM di Muratara, 16 Orang Tewas dan 4 Selamat

Sosok Sopir Truk Tangki

Maryun (53), paman Yanto, mengatakan sejumlah anggota keluarga hadir ke rumah sakit, termasuk istri dan anak-anak korban.

Maryun juga mengaku sempat melihat kondisi jenazah korban di rumah sakit dalam kondisi tinggal kerangka saja.

“Aryanto tinggal di Desa Belani, Kabupaten Musi Rawas Utara. Dia memiliki tiga orang anak,” kata Maryun saat diwawancarai di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang, Kamis (7/5/2026).

Menurut Maryun, Aryanto dikenal sebagai sosok pekerja keras dan pribadi yang sopan.

Sebelum menjadi sopir, Aryanto terlebih dahulu bekerja sebagai kenek.

Ia telah bekerja sekitar enam hingga tujuh tahun.

“Kami tentu terkejut saat mendengar kabar Aryanto meninggal dunia. Setelah mendapat informasi dari keluarga bahwa jenazah dibawa ke Palembang, kami langsung datang ke sini,” katanya.

Daftar Nama Korban

Proses identifikasi korban kecelakaan maut antara bus Antar Lintas Sumatra (ALS) dengan truk tangki BBM di perlintasan Muratara mulai membuahkan hasil.

Dari total 16 korban jiwa, Tim DVI Polri bersama tim medis RS Bhayangkara Palembang telah berhasil mengidentifikasi.

Daftar Korban Meninggal Dunia Berdasarkan data terbaru, korban meninggal didominasi oleh kru kedua kendaraan dan penumpang bus.

Yang paling memilukan, satu keluarga kecil turut menjadi korban dalam kobaran api tersebut. Berikut adalah identitas korban yang telah teridentifikasi"

  1. Aryanto (49) – Pengemudi Mobil Tangki Seleraya (Warga Lubuk Linggau).
  2. Martoni (48) – Penumpang Mobil Tangki Seleraya (Warga Musi Rawas Utara).
  3. Alif (44) – Pengemudi Bus ALS (Warga Jawa Tengah).
  4. Saf (50) – Kenek Bus ALS (Warga Medan).
  5. Maleh (42) – Kru Bus ALS (Warga Medan).
  6. Relodo – Penumpang Bus ALS.
  7. Zulkifli – Penumpang Bus ALS.
  8. Aldi Sulistiawan – Penumpang Bus ALS.
  9. Rani – Penumpang Bus ALS (Istri Aldi Sulistiawan).
  10. Bela – Penumpang Bus ALS (Anak dari Aldi dan Rani).
  11. Celinton - Penumpang Bus ALS
  12. Hisyamsiah Bachri -  Penumpang Bus ALS
  13. Sukardi  -  Penumpang Bus ALS
  14. Salim  -  Penumpang Bus ALS
  15. Budiyanto  -  Penumpang Bus ALS
  16. Barhul Ulum  -  Penumpang Bus ALS

(TribunBatam.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.