Kasus Daycare Viral, Pengawasan Langsung Dinilai Kunci Cegah Kekerasan Anak
Eko Sutriyanto May 07, 2026 09:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Baru-baru ini mencuat kasus penelantaran anak di Little Aresha Daycare Yogyakarta dan Baby Preneur Daycare di Banda Aceh, Provinsi Aceh.

Berdasarkan hasil asesmen awal yang dilakukan terhadap 131 anak di Aresha, ditemukan belasan korban yang terindikasi mengalami gangguan kesehatan.

Terkait hal tersebut, Kepala Sekolah Apple Tree Pre-School Senayan Puspita Andayani mengatakan pengawasan anak langsung dapat mencegah hal serupa.

"Ketika anak-anak ada di dalam sekolah, baik program half day atau full day, after school, mereka di Bawah pengawasan saya, dan kepala sekolah punya akses CCTV penuh," kata Puspita Andayani dalam grand opening Apple Tree Pre-School Senayan, Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Puspita mengaku tidak cukup hanya mengawasi keadaan daycare hanya melalui CCTV.

"Tidak hanya lihat, saya akan keliling. maksimal 30 menit sekali atau satu jam sekali," ungkapnya.

Baca juga: Wacanakan Revisi UU PA, DPR Awasi Kasus Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta

Puspita mengatakan kekerasan seringkali dipicu kurangnya kesabaran atau kompetensi pengasuh.

Oleh karena itu, Puspita mengatakan seleksi yang ketat dan pembekalan melalui training berkala menjadi keharusan.

Puspita, pihaknya memberikan pemahaman kepada para guru mengenai hak anak dan cara menangani anak tanpa kekerasan

"Kami guru-guru di daycare punya sertifikasi, kami beri training secara berkala, dan kami pastikan pengajar kami yang melakukan tindak kekerasan kepada anak akan kami tindak tegas. Itu menjadi komitmen kami," kata dia.

Puspita juga menekankan pentingnya menjaga rasio guru dan jumlah anak. Jumlah guru dan anak yang tidak seimbang bisa memicu kelelahan (burnout) para pengasuh. Menurut dia, itu yang mereka lakukan selama 26 tahun berdiri.

"Kelelahan (burnout) pengasuh adalah salah satu faktor risiko kekerasan. Dengan menjaga rasio jumlah guru dan anak yang seimbang, setiap anak mendapatkan perhatian personal, dan beban kerja guru tetap terkontrol sehingga mereka tetap bisa mengajar dengan sabar dan penuh kasih sayang," kata dia.

Peran Orangtua

Konselor pendidikan Mella Noviani mengatakan komunikasi antara orangtua dengan daycare tetap harus dijaga.

Mella mengungkapkan pola asuh anak kadang dihadapkan orangtua yang sibuk khususnya sosok ayah.

Mella menyarankan agar orangtua tetap membangun komunikasi terkait situasi anak.

"Kita harus beri pesan kepada ibu-ibu atau orangtua mereka harus berikan komunikasi lebih lagi kepada daycare,. Komunikasi harus ada antara daycare dengan orangtua," kata dia.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.