Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 Halaman 161 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi: Karya Tulis
Wahyu Gilang Putranto May 07, 2026 09:38 PM

TRIBUNNEWS.COM - Dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas VI SD/MI Kurikulum Merdeka Edisi Revisi 2025, siswa tidak hanya diminta memahami teori mengenai tata surya dan gerak Bumi, tetapi juga diajak menuangkan pemahaman tersebut ke dalam sebuah karya tulis. 

Melalui kegiatan ini, peserta didik dilatih untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif, menyusun ide secara runtut, serta menghubungkan ilmu pengetahuan dengan imajinasi dan kondisi kehidupan sehari-hari.

Salah satu pembahasan menarik dalam materi ini adalah tentang pengaruh rotasi dan revolusi Bumi terhadap kehidupan manusia. 

Siswa diajak memahami bagaimana gerakan Bumi menyebabkan terjadinya siang dan malam, perubahan musim, hingga perbedaan waktu di berbagai wilayah dunia. 

Selain itu, peserta didik juga diajak membayangkan berbagai kemungkinan yang dapat terjadi apabila Bumi atau Matahari mengalami perubahan tertentu.

Materi tersebut terdapat pada Bab 6: Mengembara di Jagat Raya, tepatnya pada bagian “Ayo, Simpulkan” halaman 161. 

Pada bagian ini, siswa diminta membuat karya tulis berdasarkan topik pilihan, seperti “Seandainya Bumi Tidak Berputar”, “Seandainya Tidak Ada Matahari”, atau topik lain yang berkaitan dengan pengaruh rotasi dan revolusi Bumi terhadap kehidupan.

Melalui tugas karya tulis ini, peserta didik tidak hanya mengulang materi yang telah dipelajari, tetapi juga mengembangkan kemampuan bernalar dan berimajinasi secara ilmiah. 

Siswa didorong untuk menjelaskan teori tentang Bumi, Bulan, dan Matahari, memaparkan gerakan Bumi, hingga menyampaikan ide orisinal mengenai kondisi yang dibayangkan sesuai topik pilihan mereka.

Kegiatan ini juga membantu siswa memperluas wawasan melalui pencarian informasi tambahan dari berbagai sumber belajar. 

Dengan demikian, proses pembelajaran menjadi lebih mendalam karena siswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga aktif mengeksplorasi dan menyampaikan gagasan dalam bentuk tulisan.

Baca juga: Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 Halaman 160 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi: Ayo, Menyelidiki

Pendekatan pembelajaran seperti ini sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran aktif, kreatif, dan kontekstual. 

Siswa diberikan ruang untuk mengembangkan kemampuan literasi, berpikir kritis, dan menyampaikan pendapat berdasarkan pemahaman ilmiah yang telah dipelajari di kelas.

Materi ini terdapat pada buku Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas VI SD/MI Kurikulum Merdeka Edisi Revisi 2025 karya Amalia Fitri dan tim, yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai panduan pembelajaran yang mendorong siswa lebih aktif, mandiri, dan memahami ilmu secara kontekstual.

Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 Halaman 161 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi

Ayo, Simpulkan

Dari hasil pengamatan, penyelidikan, dan kegiatan membaca informasi tentang pengaruh Rotasi dan Revolusi Bumi terhadap kehidupan, buatlah sebuah karya tulis dengan pilihan topik berikut:

1. Seandainya Bumi Tidak Berputar;

2. Seandainya Tidak Ada Matahari; dan

3. Pilih topik lain mengenai pengaruh Rotasi dan Revolusi Bumi terhadap kehidupan.

Karya tulismu harus memuat hal-hal berikut:

1. Teori atau pengetahuan tentang Bumi, Bulan, dan Matahari yang telah kamu pelajari.

2. Teori atau pengetahuan tentang gerakan Bumi yang telah kamu pelajari.

3. Ide-ide orisinal atau imajinasimu tentang kondisi yang kamu bayangkan (sesuai topik yang dipilih).

4. Tambahan pengetahuan lain tentang topik ini yang kamu dapatkan.

Kamu dapat menggunakan buku ini dan sumber belajar lain sebagai referensi untuk membuat karya tulis. Tuangkan pemikiranmu secara detail, setidaknya dalam tulisan sepanjang 1 halaman A4/1 lembar buku catatanmu (2 halaman bolak balik). Setelah menuntaskan karya tulismu, kamu dapat saling berbagi di dalam kelompok kecil (beranggotakan 3 sampai 4 orang).

Jawaban:

Seandainya Bumi Tidak Berputar

Bumi adalah planet tempat tinggal seluruh makhluk hidup. Bumi bergerak mengelilingi Matahari dalam gerakan yang disebut revolusi, dan juga berputar pada porosnya yang disebut rotasi. Rotasi Bumi berlangsung selama kurang lebih 24 jam dan menyebabkan terjadinya siang dan malam. Selain itu, rotasi Bumi juga memengaruhi perbedaan waktu di berbagai wilayah dunia. Sementara itu, revolusi Bumi berlangsung selama sekitar 365 hari dan menyebabkan pergantian musim di beberapa negara.

Matahari merupakan pusat tata surya yang memberikan cahaya dan panas bagi Bumi. Tanpa Matahari, kehidupan di Bumi tidak akan berlangsung karena tumbuhan membutuhkan cahaya Matahari untuk fotosintesis. Bulan adalah satelit alami Bumi yang bergerak mengelilingi Bumi dan menyebabkan berbagai peristiwa seperti pasang surut air laut dan gerhana.

Aku membayangkan bagaimana jadinya jika Bumi tidak berputar pada porosnya. Jika hal itu terjadi, maka tidak akan ada pergantian siang dan malam seperti sekarang. Salah satu bagian Bumi akan terus menghadap Matahari sehingga mengalami siang yang sangat panjang dan panas ekstrem. Sebaliknya, bagian Bumi yang tidak terkena sinar Matahari akan terus berada dalam kegelapan dan suhu yang sangat dingin.

Daerah yang selalu terkena sinar Matahari mungkin akan menjadi gurun yang sangat panas. Air di sungai dan laut bisa menguap karena suhu yang terlalu tinggi. Tumbuhan akan sulit bertahan hidup karena kekurangan air. Hewan dan manusia juga akan kesulitan mencari tempat tinggal yang nyaman. Sementara itu, wilayah yang terus-menerus gelap akan dipenuhi es dan salju karena suhu yang sangat dingin. Banyak makhluk hidup mungkin tidak dapat bertahan hidup di tempat seperti itu.

Jika Bumi tidak berputar, kehidupan manusia juga akan berubah total. Manusia tidak akan mengenal pagi, siang, sore, dan malam seperti sekarang. Waktu tidur dan bekerja akan menjadi tidak teratur. Pertanian juga akan terganggu karena tanaman membutuhkan cahaya Matahari dan suhu yang seimbang untuk tumbuh dengan baik.

Selain menyebabkan siang dan malam, rotasi Bumi ternyata juga membantu menjaga kestabilan suhu di permukaan Bumi. Karena Bumi terus berputar, panas Matahari dapat tersebar lebih merata ke berbagai wilayah. Inilah yang membuat kehidupan di Bumi menjadi lebih nyaman untuk dihuni.

Dari pembelajaran ini, aku memahami bahwa rotasi dan revolusi Bumi memiliki pengaruh yang sangat besar bagi kehidupan. Gerakan Bumi yang terlihat sederhana ternyata sangat penting untuk menjaga keseimbangan alam. Oleh karena itu, kita harus bersyukur karena Bumi diciptakan dengan kondisi yang sangat tepat sehingga manusia, hewan, dan tumbuhan dapat hidup dengan baik.

Disclaimer:

  • Jawaban di atas hanya digunakan oleh orang tua untuk memandu proses belajar anak.
  • Soal ini berupa pertanyaan terbuka yang artinya ada beberapa jawaban tidak terpaku seperti di atas.

(Tribunnews.com/Farra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.