Jalan Dirgantara dan Benteng Somba Opu Segera Diaspal
Abdul Azis Alimuddin May 08, 2026 01:21 AM

TRIBUN-TIMUR.COM - Jalan Dirgantara dan Benteng Somba Opu segera diaspal.

Akses warga pun akan lebih cepat dan efisien.

Demikian dikatakan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang (49), saat meninjau lokasi di Kecamatan Pallangga.

Rencana pengaspalan ini menyasar dua titik jalan rusak.

Yakni di Kelurahan Mangalli dan Desa Jenetallasa.

Keduanya kini telah masuk tahap perencanaan.

Pemerintah daerah mulai menyiapkan langkah teknis sebelum pekerjaan fisik dimulai.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Gowa, Rusdy Ardiyanto, mengatakan proses perencanaan sedang berjalan.

"Pengaspalan ruas Jalan Dirgantara Kecamatan Pallangga, panjang rencana 562 meter, pagu anggaran Rp 1.021.716.000," katanya, Selasa (5/5/2026).

Untuk ruas Cambaya–Benteng Somba Opu, panjang jalan yang akan ditangani lebih besar.

"Dengan pagu anggaran Rp 1.363.500.000," kata Rusdy.

Total anggaran miliaran rupiah disiapkan melalui APBD Gowa 2026.

Pengerjaan ditargetkan dimulai pada tahun anggaran tersebut.

Saat ini, tahapan masih berada pada penyusunan Detailed Engineering Design (DED).

Perencanaan itu dikerjakan oleh konsultan PT Aurama Karya Konsultan.

Di lapangan, pemerintah memastikan kondisi jalan telah ditinjau langsung.

Bupati Gowa turun bersama jajaran teknis untuk melihat situasi riil.

"Saya bersama tim meninjau lokasi yang akan kita aspal. Melihat kondisi di lapangan secara langsung sangat penting untuk memastikan intervensi yang tepat," ujarnya.

Mantan Ketua DPW PAN Sulsel ini menjelaskan, pengaspalan ini tidak sekadar memperbaiki kerusakan.

Pemerintah ingin menghadirkan akses yang lebih lancar bagi masyarakat.

Ruas tersebut juga diproyeksikan menjadi jalur alternatif.

Beban kendaraan di jalan nasional diharapkan bisa berkurang.

"Kehadiran jalan ini akan menjadi jalur alternatif yang strategis. Jarak tempuh warga dari arah Tetebatu menuju Sungguminasa akan jauh lebih singkat dan efisien," katanya.

Selain itu, aspek kenyamanan dan keselamatan juga menjadi perhatian.

Warga diharapkan bisa segera menikmati jalan yang lebih baik.

Namun, pemerintah juga mengingatkan soal pemeliharaan.

"Pemerintah telah berupaya memperbaiki fasilitas publik ini. Saya meminta masyarakat menjaga jalan kita bersama. Jangan ada lagi yang membuang sampah sembarangan atau membiarkan air menggenang, karena musuh utama aspal adalah genangan air," katanya.

Warga Bontorita Lega Jalan Akhirnya Diperbaiki

Dari sisi teknis, proyek ini disiapkan dengan spesifikasi tertentu.

Plt Kepala Dinas PUPR Gowa, Subchan Ishak, memaparkan detailnya.

"Sesuai arahan bupati, pengaspalan ini menggunakan tipe AC-WC dengan penambahan bahu jalan beton selebar 50 sentimeter pada sisi kiri dan kanan," katanya.

"Kami menargetkan kualitas jalan yang optimal untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat," Subchan Ishak menambahkan.

Di tingkat warga, rencana ini disambut dengan rasa lega.

Perbaikan jalan dinilai sangat dinantikan.

Salah satu warga Dusun Bontorita, Erna, mengaku bersyukur.

"Kami sangat berterima kasih atas perhatian ibu bupati yang mau memperbaiki jalan kami," katanya.

Selama ini kata Erna, kondisi jalan rusak sering memicu kecelakaan, apalagi saat hujan turun.

Rencana perbaikan ini sungguh melegakan warga karena aktivitas kami sehari-hari akan jauh lebih lancar dan aman.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.