Ashabul Kahfi Ketua DPW PAN Sulsel Lagi
Abdul Azis Alimuddin May 08, 2026 01:21 AM

TRIBUN-TIMUR.COM - Peta kepemimpinan Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Selatan berubah lagi.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN resmi menunjuk Ashabul Kahfi Djamal (65) sebagai Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPW PAN Sulsel.

Penunjukan itu menandai kembalinya Kahfi memegang kendali PAN setelah sebelumnya pernah memimpin partai berlambang matahari tersebut selama bertahun-tahun.

Surat keputusan penunjukan diserahkan Wakil Ketua Umum DPP PAN, Viva Yoga Mauladi, di Jakarta, Rabu (7/5/2026) malam.

Dalam penyerahan SK itu turut hadir Sekretaris DPW PAN Sulsel Chaidir Syam dan anggota DPR RI, Farah Puteri Nahlia.

Di saat bersamaan, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang (49) ditarik naik level menjadi pengurus di DPP PAN.

Viva Yoga Mauladi membenarkan keputusan tersebut.

“Benar. DPP PAN menugaskan Ashabul Kahfi sebagai Pelaksana Tugas Ketua DPW PAN Sulawesi Selatan,” kata Viva dikonfirmasi malam.

Ia menjelaskan, pergantian posisi Ketua DPW PAN Sulsel dilakukan sebagai bagian dari kebutuhan konsolidasi organisasi partai di daerah.

“DPP PAN menyerahkan SK penggantian Sitti Husniah Talenrang sebagai Ketua DPW PAN Sulawesi Selatan. DPP PAN menugaskan Ashabul Kahfi sebagai Plt Ketua DPW PAN Sulawesi Selatan,” kata Viva Yoga.

Menurut Viva, ada sejumlah pertimbangan di balik penunjukan Kahfi.

Salah satunya untuk mempercepat proses konsolidasi partai menjelang agenda-agenda organisasi PAN di Sulsel.

Kahfi diminta segera menggerakkan struktur partai hingga tingkat bawah.

Mulai dari pelaksanaan Rakerda, menjaga soliditas pengurus DPD PAN kabupaten/kota, hingga penyelenggaraan Musyawarah Cabang di seluruh kecamatan.

“Juga agar dapat segera pembentukan relawan di setiap desa dan di TPS agar struktur partai berjalan lebih kuat,” kata Viva.

Selain konsolidasi internal, DPP PAN juga meminta Kahfi fokus menjalankan program sosial partai.

Program tersebut dikemas dalam gerakan PAN Bantu Rakyat.

Kegiatannya meliputi bidang pangan, kesehatan, pendidikan, hingga keagamaan.

Tujuannya agar kehadiran PAN lebih terasa di tengah masyarakat.

“Mas Kahfi diminta DPP PAN untuk melaporkan tentang perkembangan program dan kinerjanya secara periodik,” kata Viva.

DPP PAN juga meminta seluruh pengurus DPW dan DPD PAN se-Sulsel mematuhi keputusan partai tersebut.

Seluruh kader diminta fokus memperkuat basis sosial partai di daerah masing-masing.

Dengan penunjukan ini, Ashabul Kahfi praktis kembali memegang komando PAN Sulsel.

Bagi Kahfi, posisi tersebut bukan hal baru.

Ia pernah memimpin PAN Sulsel sejak 2004 silam.

Saat itu, Kahfi yang berstatus dosen PNS dan Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Makassar memilih terjun ke dunia politik.

Keputusan itu mengantarnya masuk DPRD Sulsel.

Tak hanya terpilih sebagai legislator, Kahfi juga sukses membawa PAN masuk unsur pimpinan DPRD Sulsel.

Ia kemudian menjabat Wakil Ketua DPRD Sulsel selama tiga periode atau sekitar 15 tahun hingga 2019.

Karier politiknya terus menanjak sebelum akhirnya melenggang ke Senayan sebagai anggota DPR RI.

Sementara itu, pergantian posisi di DPW PAN Sulsel juga membawa Sitti Husniah Talenrang ke level yang lebih tinggi.

Bupati Gowa tersebut resmi ditarik menjadi pengurus harian DPP PAN.

Menurut Viva Yoga, keberadaan Husniah di tingkat pusat diharapkan menambah kekuatan PAN secara nasional.

“Sitti Husniah Talenrang ditarik menjadi pengurus harian DPP PAN untuk menambah kekuatan kader partai di tingkat nasional,” kata Viva Yoga.

Karier politik Husniah sendiri terbilang melesat dalam waktu singkat.

Ia mulai dikenal publik saat maju sebagai calon anggota DPRD Gowa pada Pemilu 2019.

Meski berstatus pendatang baru, Husniah berhasil lolos ke DPRD Gowa.

Setahun kemudian, ia mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang menjabat Ketua DPD PAN Gowa.

Pada Pemilu 2024, Husniah kembali naik level dengan maju sebagai caleg DPRD Sulsel dari daerah pemilihan Sulsel III meliputi Gowa dan Takalar.

Ia berhasil meraih kursi DPRD Sulsel dengan perolehan 39.795 suara pribadi.

Hasil itu membuatnya unggul atas sejumlah nama besar dan petahana di dapil tersebut.

PAN sendiri meraih total 68.733 suara di dapil tersebut dan menempatkan Husniah sebagai salah satu pendulang suara utama partai.

Kini, setelah sukses di level daerah, Husniah mendapat panggung baru di tingkat nasional bersama DPP PAN.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.