SURYA.CO.ID – Setelah menggelar kegiatan edukasi petani di Blitar , Jawa Timur, PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF), kembali menggelar kegiatan serupa, Farmer Field Day (FFD) Desa Kamongan, Kecamatan Srumbung, Magelang, Jawa Tengah.
Kegiatan FFD NPGF yang digelar di lahan tanaman cabai milik Pak Supriyanto pada Selasa (5/5/2026) itu dihadiri puluhan petani lokal, Kelompok Wanita Tani (KWT), hingga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).
Di saat risiko serangan penyakit "patek" dan layu mengancam, cabai di lahan seluas 1.700 meter persegi, milik Pak Supriyanto justru menunjukkan performa luar biasa.
Meski sudah memasuki petikan ke-13, kondisi tanaman tetap optimal, batang kuat, dan produktivitas buah tetap konsisten tinggi.
"FFD seperti ini dampaknya langsung terasa bagi kami. Harapannya rutin dilakukan agar lebih banyak petani dan ibu-ibu KWT yang bisa meningkatkan hasil pertaniannya dengan Pupuk NPG," ungkap Supriyanto dengan nada puas.
Keberhasilan ini tak lepas dari penggunaan full treatment pupuk NPG 16-16-16-TE dan NPG Booster 13-6-27-4-TE sejak fase awal.
Hasilnya, tanaman memiliki imun yang kuat sehingga tidak ditemukan gejala layu atau serangan hama signifikan di tengah musim hujan.
Baca juga: PT Nusa Palapa Gemilang Catatkan Penjualan Tumbuh 33 Persen dan Produksi Melonjak 69 Persen di 2025
Pak Amrul Jihad, selaku PPL setempat, mengamini hal tersebut.
Menurutnya, momentum edukasi ini sangat tepat karena dilakukan saat kondisi cuaca sedang tidak bersahabat bagi petani cabai.
"Menarik sekali, hasil di lahan ini membuktikan penggunaan Pupuk NPG mampu menjaga kesehatan tanaman tanpa kena patek. Ini bukti nyata yang bisa dilihat langsung oleh petani," tegas Amrul.
Sementara itu, Public Relations NPGF, Cika Deswert, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah komitmen perusahaan untuk menjadi mitra nyata bagi petani, bukan sekadar berjualan.
"Kami berorientasi pada hasil yang terukur dan dapat direplikasi. Melalui FFD, kami ingin mendorong produktivitas petani secara berkelanjutan demi memperkuat ketahanan pangan nasional menuju swasembada," ujar Cika.
Selain memberikan edukasi, NPGF juga memperkenalkan varian produk baru seperti MKP dan KNO3 untuk melengkapi kebutuhan nutrisi tanaman.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat basis ekonomi petani sekaligus menjaga stabilitas pangan di wilayah Jawa Tengah.