TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Usai material longsor menimbun ruas jalan provinsi di Jorong Kampuang Baruah, Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, akses lalu lintas diberlakukan buka tutup.
Pernyataan ini disampaikan oleh Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Agam, Abdul Ghafur saat dikonfirmasi, Jumat (8/5/2026) siang.
Kata dia, akses lalu lintas sudah bisa dilalui kendaraan roda dua hingga empat. Akan tetapi, harus diberlakukan buka tutup.
"Untuk akses lalu lintas sudah bisa dilewati, namun diberlakukan buka tutup," ujarnya.
Ia menjelaskan, pembersihan material tanah dan bebatuan akibat longsor Kamis (7/5/2026) sekira pukul 23.00 WIB malam, selesai dilakukan pada Jumat siang pukul 11.50 WIB.
Baca juga: Longsor Sungai Landia Agam Timbun Jalan Matur-Bukittinggi, Jumat Siang Kendaraan Sudah Lewat
Setelah itu, sejumlah kendaraan langsung diizinkan melintas seusai material longsor berhasil dibersihkan ke bagian tepi jalan.
"Akses jalan masih licin akibat sisa material, dan belum bisa untuk dua jalur meski sudah bisa dilewati kendaraan," tambahnya.
Longsor yang terjadi membawa material tanah dan bebatuan, menimbun ruas jalan provinsi di daerah tersebut.
Ruas jalan yang tertimbun merupakan jalur vital yang menghubungkan kawasan Matur/Lubuk Basung ke Bukittinggi.
Baca juga: Angka Kelahiran di Sumbar Turun Dalam 15 Tahun, Perempuan Usia Muda Kini Makin Sedikit Melahirkan
Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Agam, Abdul Ghafur membenarkan terkait bencana alam tersebut.
"Iya, longsor terjadi pada Kamis malam, sekira pukul 23:00 WIB, karena intensitas hujan lebat," katanya saat dikonfirmasi, Jumat (8/5/2026).
Ia menjelaskan, akses lalu lintas menjadi lumpuh akibat material setinggi 1 hingga 2 meter menimbun badan jalan.
Pihak BPBD juga memperkirakan panjang material tanah hingga batu yang menghambat badan jalan sepanjang 50 meter.
"Namun, pagi tadi pembersihan Material Longsor di Sungai Landia sudah dilakukan oleh Dinas BMCKTR Sumatera Barat," sebut Abdul Ghafur.
Baca juga: Pemko Padang Perkuat Pengendalian Inflasi Momen Idul Adha, Cabai dan Bawang Jadi Fokus
Hingga kini, alat berat masih bekerja di lokasi dan berkemungkinan akses lalu lintas dapat dilewati Jumat siang.
"Mungkin akses lalu lintas sudah bisa dilewati kembali siang ini, karena alat berat sudah dikerahkan sejak pagi," tambahnya.
Pantauan TribunPadang.com melalui live Tiktok @jhie10023 sekira pukul 10:52 WIB, akses lalu lintas sudah dapat dilewati kendaraan roda dua hingga roda empat.
Terlihat material sudah dibersihkan alat berat dan diletakan di pinggir jalan provinsi tersebut. (*)