Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengumumkan pencanangan gerakan pemilahan sampah dari rumah di ibu kota akan dimulai pada Minggu, 10 Mei mendatang.
Ia mengatakan sosialisasi juga telah dilakukan di seluruh wilayah Jakarta termasuk Kepulauan Seribu.
“Sudah disosialisasikan semua wali kota, termasuk Bupati Pulau Seribu juga terlibat di dalam sosialisasi di wilayahnya masing-masing. Sehingga dengan demikian besok tanggal 10 itu adalah pencanangan gerakan,” ungkap Pramono di Jakarta Timur, Jumat.
Ia mengatakan percontohan gerakan pilah sampah dari rumah tersebut sudah dilaksanakan selama tiga bulan di Rorotan dan Cilincing.
Pramono berharap gerakan tersebut dapat dilakukan secara maksimal oleh seluruh pihak.
“Gerakan ini saya nggak mau setengah-setengah,” kata Pramono.
Sebelumnya, Pramono sudah menandatangani instruksi gubernur (Ingub) tentang pemilahan sampah dari rumah.
Tak hanya itu, Pramono juga mengatakan dalam waktu dekat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk melakukan deklarasi pemilahan sampah yang ada di Jakarta.
Pramono menyebut penanganan sampah di ibu kota memang perlu dilakukan bersama baik oleh pemerintah maupun masyarakat.
Ia pun berharap gerakan pilah sampah dari rumah dapat masif dilakukan di seluruh Jakarta.
“Percontohan sebenarnya sudah dimulai di Rorotan, di Cilincing dan sebagainya, tetapi nanti mudah-mudahan minggu depan gerakan ini menjadi gerakan yang masif dilakukan oleh semua kota administrasi yang ada di Jakarta,” ujar Pramono.





