TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Sebanyak 36 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), di lingkup Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut), usai melaksanakan Pelatihan Dasar (Latsar) tahun 2026.
Ditandai dengan penutupan oleh Bupati Kabupaten Minut Dr Joune Ganda di kampus Integritas Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sulut di Desa Watutumou Kecamatan Kalawat, Jumat (8/5/2026).
Pada kesempatan itu Bupati Joune menekankan terkait pelaksanaan Latsar tersebut, bukan sekedar formalitas administratif untuk mengubah status kepegawaian.
"Latsar tersebut adalah fondasi krusial membentuk pola pikir, karakter dan budaya kerja ASN yang profesional serta berorientasi pada pelayanan publik," jelas Bupati Minut Joune Ganda, Jumat (8/5/2026).
Pemda Minut memberikan apresiasi tinggi kepasa seluruh penyelenggara widyaiswara dan peserta yang telah menunjukkan disiplin.
Juga tanggung jawab tinggi selama mengikuti seluruh tahapan di Latsar.
Lulusan Latsar diharapkan mampu menginternalisasi nilai-nilai dasar ASN Berakhlak, berorientasi pada pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif.
Nilai-nilai itu harus menjadi kompas dalam setiap tindakan dan pengambilan keputusan saat kembali ke unit kerja masing-masing.
Di tengah tantangan zama yang makin kompleks, Bupati Joune harap para CPNS tidak hanya bekerja secara rutinitas, tetapi berani berinovasi dan manfaatkan teknologi.
Untuk menjawab ekspektasi masyarakat yang kian tinggi terhadap kualitas layanan pemerintah.
Para lulusan Latsar kiranya menjadi motor penggerakn atau agen perubahan yang membawa semangat baru dalam tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani.
Seluruh ASN di Pemkab Minut Bupati ingin tingkatkan kompetensi tekniks, integritas, junjung tinggi kejujuran, menjaga etika profesi, serta menjauhi segala bentuk penyimpangan yang dapat mencederai marwah institusi.
"Keberhasilan menyelesaikan pelatihan dasar ini diharapkan menjadi modal kuat bagi para CPNS untuk memberikan kontribusi nyata dalam mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Minahasa Utara, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik di masa depan," tandasnya.
Plt Kepala BKPSDM Minut Jossy Kawengian MAP menambahkan dari 36 CPNS yang telah menyelesaikan Latsar, terdiri dari 21 orang laki-laki dan 15 orang perempuan.
"Mereka mengikuti Latsar selama 21 hari, total 511 jam pelajaran di tempuh melalui metode klasikal maupun non klasikal mengasah profesionalisme," kata dia.
"Sembari menambahkan Latsar ini berfokus pada membangun karakter ASN yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi memiliki integritas moral dan pemagaman mendalam terkait nilai-nilai dasar bela negara," jelasnya.
Adapun kurikulum dalam Latsar telah disesuaikan dengan regulasi baru undang-undang nomor 20 tahun 2023.
Dengan tujuan agar para aparatur muda mampu beradaptasi dengan konsep smart goverment dan punya kompetensi sosial kultural yang kuat dalam melayani masyarakat.
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK