WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Pembangunan lapangan padel di Jalan Caman Raya, Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi, menuai kritik dari pihak sekolah Asshodriyah Islamic School (AIS) dan orang tua murid.
Keberatan itu timbul karena lokasi pembangunan disebut berdempetan langsung dengan area sekolah.
Pembangunan lapangan padel juga dinilai berpotensi mengganggu kegiatan belajar mengajar siswa.
"Kami menolak lapangan padel di belakang sekolah," kata Kepala AIS Bekasi, Ahmad Baidowi, Jumat (8/5/2026).
Baca juga: Lapangan Padel Dekat Sekolah di Bekasi Timbul Polemik, Pemkot Bekasi Hentikan Sementara Pembangunan
Pihak sekolah sejak awal telah menyampaikan keberatan terkait pembangunan lapangan olahraga tersebut.
Menurutnya, sekolah khawatir aktivitas di lapangan padel nantinya memunculkan kebisingan yang mengganggu konsentrasi siswa saat belajar.
"Kami mengkhawatirkan mengganggu kenyamanan proses belajarmengajar anak-anak," jelasnya.
Sekolah sempat melayangkan surat keberatan ke sejumlah instansi sejak awal tahun 2026, mulai wali kota, Dinas Tata Ruang (Distaru), kecamatan hingga kelurahan.
Baca juga: Lapangan Padel dan Mini Soccer di Simprug Jaksel Diprotes Warga karena Mengganggu
Namun hingga kini belum ada tindak lanjut maupun respons atas surat tersebut.
Lahan yang kini tengah dibangun sarana olahraga tersebut sebelumnya merupakan area penjualan tanaman hias.
Hanya saja, setelah masa kontrak berakhir pada Oktober 2025, lokasi tersebut digusur dan dilakukan pembangunan.
Resah dengan hal itu, orang tua murid mulai melakukan petisi penolakan pembangunan lapangan padel tersebut.
Sejak Rabu (6/5/2026) hingga kini, petisi itu telah ditandatangani hampir 2.000 orang. (m37)