TRIBUNJAMBI.COM – Kepanikan luar biasa melanda kawasan Jalan Patimura, Kelurahan Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi pada Jumat (8/5/2026) malam.
Sebuah ruko dua lantai yang menjadi tempat usaha Anugerah Printing ludes dilahap si jago merah.
Situasi itu memaksa tiga karyawannya melakukan aksi nekat melompat dari lantai dua demi menghindari kepungan asap maut.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, Mustari Affandi, mengonfirmasi bahwa laporan masuk pukul 20.38 WIB.
"Begitu laporan diterima, tim langsung bergerak dari Pos Yankar Alam Barajo dan tiba di lokasi sekitar pukul 20.42 WIB. Respon time kita enam menit," ujar Mustari Affandi saat memimpin evakuasi.
Kronologi: Listrik Padam Berujung Kobaran Api
Insiden bermula saat Hasanudin (23), salah satu karyawan, merasa janggal karena listrik di ruko mendadak padam.
Saat mengecek ke balkon, ia menyadari bangunan tetangga tetap terang benderang.
Curiga, ia mengajak rekannya turun ke lantai satu untuk memeriksa panel listrik.
Namun, pemandangan mengerikan menyambut mereka di tangga.
Baca juga: Saksi Kata: Saat Petugas Damkar Masuk Plafon Runtuh, Kebakaran 3 Ruko Depan Hotel Aston Jambi
Baca juga: Identifikasi Jenazah Kecelakaan di Jalintim Jambi-Palembang: Sampel DNA Dikirim ke Mabes Polri
"Korban kemudian turun bersama rekannya untuk mengecek sumber listrik di lantai satu. Saat berada di tangga, mereka melihat asap pekat dan titik api sudah muncul di bagian server CCTV serta lemari di bawahnya," kata Mustari.
Api menjalar sangat cepat karena melahap tumpukan kertas percetakan dan kabel-kabel instalasi.
Terjebak asap pekat yang menyumbat pernapasan, Hasanudin bersama Riski Fadli (21) dan Wahyudi (24) lari kembali ke lantai dua.
Karena api sudah menutup jalan keluar utama, ketiganya memutuskan melompat dari balkon ruko ke aspal di bawahnya.
Aksi penyelamatan diri ini menyebabkan Wahyudi mengalami cedera terkilir pada bagian kaki, sementara rekan lainnya mengalami syok dan luka ringan.
"Salah satu korban, Wahyudi, mengalami cedera terkilir di bagian kaki saat melompat. Ketiganya langsung mendapatkan penanganan medis dari tim PSC 119," ujarnya.
Sebanyak 25 personel dan empat armada tempur dikerahkan untuk menjinakkan api.
Baca juga: Harta Haerul Saleh Diungkap usai Anggota BPK RI Itu Meninggal Dunia Usai Kebakaran di Rumahnya
Baca juga: Roy Suryo Bongkar Dugaan Pasal Selundupan dan Desak Uji Materiil Ijazah Jokowi
Mustari menyayangkan banyaknya warga yang menonton terlalu dekat sehingga menghambat manuver petugas.
Namun, setelah berjibaku selama 45 menit, api berhasil dipadamkan.
"Dugaan sementara berasal dari konsleting listrik pada jaringan instalasi dan menyambar area yang banyak material mudah terbakar," jelas Mustari.
Pihak Damkartan menduga adanya penambahan daya listrik pada server CCTV yang tidak dibarengi dengan perbaikan instalasi jaringan, sehingga memicu arus pendek.
Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Baca juga: Safari di Masjid Hidayatullah Bagan Pete, Al Haris Ajak Generasi Muda Ramaikan Subuh
Baca juga: Identifikasi Jenazah Kecelakaan di Jalintim Jambi-Palembang: Sampel DNA Dikirim ke Mabes Polri
Baca juga: 3 Karyawan Lompat dari Lantai Dua saat Ruko Percetakan di Jambi Terbakar
Baca juga: Roy Suryo Bongkar Dugaan Pasal Selundupan dan Desak Uji Materiil Ijazah Jokowi