Sebelum Kebakaran, Haerul Saleh Sempat Pastikan Tugas BPK Rampung hingga Larut Via Panggilan Video
Aqsa May 09, 2026 03:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KOLAKA - Kepergian Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh, meninggalkan duka mendalam sekaligus catatan tentang dedikasi di penghujung hayatnya. 

Sebelum kebakaran merenggut nyawanya, Jumat (08/05/2026) pagi, putra asal Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), ini tetap menjalankan tanggung jawabnya.

Tanggungjawab secara profesional dengan menuntaskan seluruh pekerjaan yang masih tersisa hingga larut malam.

Kejadian inipun menyisakan kesan mendalam bagi rekan sejawatnya. 

Bupati Kolaka, Amri Jamaluddin, mengungkapkan, almarhum masih berinteraksi dalam agenda kedinasan sesaat sebelum kejadian.

“Sebelum kejadian, berdasarkan informasi dari Pak Nyoman, Anggota I BPK, beliau sempat berkomunikasi dengan rekan-rekannya," katanya.

"Melalui zoom meeting untuk membahas beberapa pekerjaan yang belum selesai,” lanjut Amri yang juga kerabat dekat Haerul.

Baca juga: Duka Tak Terbendung, Istri Haerul Saleh Jatuh Pingsan Usai Lepas Suami ke Liang Lahat di Kolaka

Dedikasi kerja Haerul Saleh sebelum berpulang itu juga dibenarkan oleh Anggota I BPK RI, Nyoman Adhi Suryadnyana. 

Ia mengenang bagaimana komunikasi pada malam terakhir berlangsung sangat produktif melalui sambungan telepon dan panggilan video. 

Menurut Nyoman, Haerul seolah memberikan isyarat dedikasi terakhir dengan tidak membiarkan satu pun tugas terbengkalai.

“Pagi sebelum kejadian, malamnya kami dengan rekan-rekan lainnya sempat melakukan panggilan telepon dan video call terkait dengan beberapa pekerjaan,” jelasnya.

“Mungkin karena beliau tahu yah, semua pekerjaan yang belum rampung malam itu juga ia selesaikan,” ujarnya menambahkan.

Di mata jajaran BPK RI, Haerul Saleh merupakan figur yang ceria sekaligus rendah hati dalam menjalankan amanah sebagai pimpinan. 

Nyoman menekankan bahwa kontribusi almarhum sangat besar bagi transformasi lembaga.

Terutama dalam memberikan perbaikan pada tata kelola kementerian dan lembaga yang berada di bawah pengawasannya.

“Almarhum memberikan kontribusi besar bagi kemajuan BPK RI Banyak perubahan dan perbaikan yang telah dilakukan pada entitas kementerian serta lembaga yang diperiksanya,” katanya.

“Seperti Kementerian Pertanian, PU, ESDM, hingga Kemenko Pangan, dalam rangka mencapai tujuan negara,” lanjutnya.

Meski memikul tanggung jawab besar di tingkat nasional, Haerul tidak pernah melupakan akar asalnya. 

Dedikasinya terhadap pembangunan di Kabupaten Kolaka, tetap menjadi prioritas di tengah kesibukan yang padat. 

“Di sela-sela kesibukannya memikirkan stabilitas keuangan negara, beliau masih memikirkan bagaimana daerahnya ini bisa maju,” jelasnya.

Kini, sosok yang dikenal gigih tersebut telah tiada.

Baca juga: Detik-detik Pemakaman Anggota BPK RI Haerul Saleh di Kolaka Sulawesi Tenggara, Suasana Haru Pelayat

Haerul berpulang dalam kebakaran rumah di Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026) pagi.

Jenazahnya selanjutnya diterbangkan ke kampung halamannya di Kolaka, Provinsi Sultra, pada Jumat siang.

Pelayat pun berdatangan, dari Bandara Sangia Bandera, Pomalaa, hingga rumah duka.

Rumah duka berlokasi di simpang Jalan Kakatua dan Jalan Tamalaki, Kelurahan Lahoea, Kecamatan Kolaka.

Pada Sabtu (09/05/2026) siang, jasad Haerul Saleh dimakamkan, pelayat kembali rumah duka hingga lokasi pemakaman.

Pemakaman berlokasi di Jalan Penggusuran, belakang kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kolaka, yang berjarak sekitar 1 kilometer (km) dari rumah duka.(*)

(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.