BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Polres Hulu Sungai Tengah (HST) Polda Kalimantan Selatan bersama Tim Pertamina Patra Niaga Banjarmasin melakukan monitoring penyaluran BBM Bersubsidi jenis Bio Solar di SPBU Mandingin, Kecamatan Barabai dan SPBU Kasarangan, Kecamatan Labuan Amas Utara, Sabtu, (09/05/2026).
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan distribusi BBM subsidi berjalan aman, tertib dan tepat sasaran.
Monitoring diikuti Ketua Tim Sales Branch Manager PT Pertamina Patra Niaga Banjarmasin M Raja Doly Hutabarat beserta staf, Kabid Pasar Dinas Perdagangan HST Aris Waloyu beserta staf, Kanit Tipidter Satreskrim Polres HST, Kanit Ekonomi Satintelkam Polres HST, personel Polres HST serta pengawas SPBU Mandingin, SPBU Kasarangan dan SPBU Jalan Lingkar.
Hasil pengecekan menunjukkan stok BBM di dua SPBU tersebut masih aman.
Baca juga: Jatah Biosolar Sopir di HST Hanya 40 Liter per Hari, Antrean Disiasati Sistem Zona
Di SPBU Mandingin kode 6371301 tersedia Bio Solar 8.000 liter, Pertamax 13.966 liter dan Dexlite 6.808 liter.
Sementara di SPBU Kasarangan kode 6371302 tersedia Biosolar 8.000 liter, Pertalite 19.834 liter, Pertamax 15.595 liter dan Pertamina Dex 4.430 liter.
Dari hasil monitoring, situasi di kedua SPBU terpantau aman dan tertib.
Antrean kendaraan masih dalam batas wajar dan tidak ditemukan indikasi panic buying masyarakat.
Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon mengatakan pengawasan dilakukan sebagai bentuk sinergi antara Polri, Pertamina dan instansi terkait untuk memastikan distribusi BBM subsidi tidak disalahgunakan.
Baca juga: Warga Pilih Beralih ke Biosolar, Jalur Pengisian Dexlite di SPBU Basirih Banjarmasin Sepi
“Monitoring ini dilakukan untuk memastikan distribusi BBM subsidi khususnya Biosolar berjalan dengan tertib, aman dan tepat sasaran,” ujarnya.
Saat ini terdapat 12 SPBU di Kabupaten HST dan sembilan di antaranya melayani penyaluran BBM Bersubsidi jenis Biosolar. (Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene).