TRIBUNGAYO.COM, NASIONAL - Peluang Megawati Hangestri untuk kembali berkarier di Liga Voli Korea lewat jalur Asia Quarter di Liga Voli Korea musim 2026-2027 masih terus menjadi sorotan.
Baca juga: Liga Voli Korea 2026: Diisukan Batal Ikut Try Out, Ini Kabar Terbaru Tandem Megawati Vanja Bukilic
Di tengah ketertarikan Hyundai Hillstate, agen Megawati di Indonesia, Wibi Anhari, menegaskan bahwa seluruh keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan sang pemain.
Sikap tersebut disampaikan Wibi usai pertemuan penting antara pihak manajemen Hyundai Hillstate dengan perwakilan Megawati Hangestri di Yogyakarta.
Pertemuan itu berlangsung menjelang partai final Proliga 2026 yang mempertemukan Jakarta Pertamina Enduro melawan Gresik Phonska Plus Indonesia pada akhir April lalu.
Dalam momen tersebut, Megawati Hangestri tidak dapat hadir secara langsung karena tengah fokus memperkuat timnya di laga puncak.
Meski demikian, komunikasi tetap berjalan melalui perwakilannya, yakni sang agen Wibi Anhari, tantenya Ayun Sapta, serta perwakilan di Korea, Chris Kim.
Wibi Anhari mengaku sempat tidak percaya ketika mengetahui bahwa pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, benar-benar datang langsung ke Indonesia.
Apalagi, kedatangan tersebut dilakukan di tengah waktu liburan mereka di Lombok.
“Dari hati yang terdalam, saya mengapresiasi karena saya sangat terkejut kalian datang ke Indonesia,” ujar Wibi Anhari, dikutip dari YouTube Negawassup pada Sabtu (9/5/2026).
Baca juga: Try Out Liga Voli Korea: 4 Nama Disorot, Satu Hijrah Ke Manisa BBSK, Tandem Megawati Paling Diincar?
Ia bahkan sempat memastikan kabar tersebut kepada Chris Kim. “Karena saya telepon Chris, ini serius? Ini bukan bercanda,” lanjutnya, menirukan percakapannya saat itu.
Reaksi serupa juga ditunjukkan oleh Megawati Hangestri.
Saat diberi tahu, atlet yang dijuluki Megatron itu mengaku terkejut dan tak menyangka pelatih klub besar Korea Selatan tersebut rela datang langsung untuk memantaunya.
“Dan dua hari lalu, Mega speechless ‘Mas, ini serius pelatih Hyundai mau datang ke Indonesia?’,” kata Wibi menirukan respons Megawati.
“Mega kayak ‘Hah’,” tambahnya.
Meski tersanjung dengan keseriusan Hyundai Hillstate, Wibi menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki wewenang dalam menentukan keputusan akhir.
Ia memilih untuk menyerahkan sepenuhnya kepada Megawati sebagai pemain.
“Semua keputusan bukan dari kami, tapi dari pemain (Mega). Saya menghargai keputusan para pemain,” tegasnya.
Wibi juga menyampaikan rasa hormatnya terhadap langkah Hyundai yang menunjukkan minat secara langsung.
Ia menilai hal tersebut sebagai bentuk penghargaan besar terhadap Megawati Hangestri.
“Keluarga Hyundai, kalian datang untuk mengunjungi Mega, bagaimanapun keputusan dari Hyundai, saya hargai,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wibi menegaskan bahwa pihaknya akan tetap legowo apa pun hasil dari proses ini.
Baik jika kerja sama terjalin maupun tidak, hubungan baik tetap menjadi prioritas.
“Jika kalian menginginkan Mega kami hargai, jika Hyundai tidak ingin Mega, kami tidak masalah bagi kami, karena kita berteman bukan?,” pungkasnya. (*)
Baca juga: Karir Internasional Megawati Hangestri Disorot: Ada 4 Klub Voli, Liga Voli Korea Panggung Terbaik?