Cinta Laura Mendadak Dilarikan ke Rumah Sakit, sang Artis: Jari Kepotong Pisau demi MBG
Murhan May 09, 2026 05:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Artis Cinta Laura memberi kabar tak menyenangkan. Dia mendadak dilarikan ke rumah sakit.

Bahkan, Cinta Laura harus menjalani tindakan operasi pada satu jarinya. 

Ternyata, perempuan blasteran Indonesia-Jerman ini menjalani operasi kecil karena jari tangannya.

Ini terjadi setelah jarinya tersayat pisau saat syuting konten 'MBG' bersama influencer Emil Mario.

Kejadian itu dibagikan oleh Cinta Laura lewat unggahan di Instagram pribadinya @claurakiehl, Jumat (8/5/2026).

Dalam unggahannya itu, Cinta terlihat duduk di ranjang rumah sakit dengan infus terpasang di tangannya. 

Baca juga: Perlakuan Asli Sheila Dara pada Vidi Aldiano Selama Sakit Akhirnya Terungkap, Harry Kiss Posting Ini

Cinta Laura menunjukkan jari telunjuk tangan kirinya yang terbalut perban setelah menjalani operasi di rumah sakit.

"Kepotong pisau demi MBG. Pasti banyak yang bingung ngeliat foto-foto aku masuk rumah sakit tapi muka masih full glam hahaha," tulis Cinta.

Pemilik nama lengkap Cinta Laura Kiehl ini kemudian menceritakan kronologi kejadian hingga akhirnya harus menjalani operasi kecil untuk menjahit lukanya.

Pada saat melakukan syuting konten 'MBG', jari tangannya terkena pisau akibat memotong jeruk nipis.

"Ceritanya ini kejadian setelah aku seharian ngisi talkshow, terus lanjut syuting konten MBG bareng @emilmari0."

"Awalnya aman-aman aja guys, sampai aku mau motong jeruk nipis dan nggak sengaja jariku kena pisau, dan yup cukup dalam lukanya," tulis Cinta.

Akibat luka yang dideritanya, Cinta terpaksa harus melakukan tindakan operasi kecil.

"Mau nggak mau harus langsung ke rumah sakit buat dijahit. Dan aku jadinya masuk ruang operasi dalam keadaan baddie ini," tulisnya.

Unggahan itu pun langsung dibanjiri komentar warganet. 

Banyak yang mendoakan agar Cinta Laura segera pulih.

"Get well soon cinta," komentar warganet.

"Syafakallah cintakuu," komentar warganet lainnya.

2 Pertolongan Pertama pada Luka yang Wajib Dilakukan

Hampir setiap orang pernah mengalami luka pada tubuhnya, entah luka kecil maupun luka yang besar.

Sayangnya, tidak sedikit orang yang abai dan menganggap luka tak perlu terlalu dikhawatirkan dan tak perlu pertolongan segera, karena dianggap akan sembuh sendiri nantinya.

Padahal seharusnya, luka pada tubuh harus ditangani segera dengan tepat.

Hal ini disampaikan oleh Certified Wound Specialist Physician dr Adisaputra Ramadhinara dalam diskusi daring bertajuk Keluarga Hansaplast, Merawat Luka Akut besar dengan Tepat.

Adi menjelaskan, luka sebenarnya terbagi menjadi dua yaitu luka akut dan luka kronis.

1. Luka akut

Untuk diketahui luka akut dibagi menjadi dua macam, yaitu yang ukuran kecil dan ukuran besar.

"Berdasarkan onset terjadinya luka, kita dapat menggolongkan luka menjadi luka akut dan luka kronis," kata Adi, Senin (12/10/2020).

Luka akut adalah jenis luka yang sering kita jumpai sehari-hari dan biasanya terjadi pada individu yang sehat.

Adi berkata, sebagian besar luka akut yang sering kita jumpai sehari-hari, yaitu seperti luka akibat terjatuh ataupun tersayat, yang umumnya memang bisa di rawat sendiri di rumah.

Tetapi, luka akut yang lebih akut ,seperti luka bakar derajat 3, luka kabar yang berukuran lebih luas dari satu telapak tangan, atau luka bakar yang mengenai wajah dan persendian harus segera mendapatkan pertolongan di rumah sakit.

2. Luka kronis

Luka kronis adalah luka yang terjadi pada individu yang sudah memiliki penyakit penyerta seperti diabetes, gangguan aliran darah, atau pada individu yang harus terbaring untuk jangka waktu yang lama karena suatu penyakit.

Sedangkan, untuk luka kronis, sangat disarankan untuk segera diperiksakan di rumah sakit, karena penanganan luka kronis itu membutuhkan perhatian khusus yang hanya bisa dilakukan oleh tenaga medis profesional.

Pertolongan pertama pada luka

Dijelaskan oleh Adi, ada beberapa langkah yang perlu Anda lakukan jika terjadi  luka akut yang kecil, entah di perjalanan maupaun saat di rumah saja sekalipun.

1. Bersihkan luka

Langkah pertama untuk merawat luka akut di rumah adalah membersihkan luka dengan cairan antiseptik yang aman untuk jaringan luka.

Upayakan menggunakan cairan antiseptik yang memiliki kandungan Polyhexanide (PHMB), agar proses penyembuhan dapat efektif dan nyaman tanpa menyebabkan rasa perih. 

Salah satu jenis cairan antiseptik yang mengandung PHMB adalah Hansaplast Spray Antiseptik yang juga tidak berwarna dan tidak berbau, tetapi tidak membuat perih luka saat diobati.

Adi menekankan, pembersihan pada luka harus dilakukan untuk memastikan jaringan lesi tersebut tidak menyisakan kotoran di sekitar areanya.

2. Tutup pakai plester

Adi melanjutkan, setelah luka dibersihkan dengan cairan antiseptik, jangan lupa untuk menutup luka dengan menggunakan plester yang sesuai dengan ukuran luka.

Untuk luka yang berukuran besar, tentu perlu menggunakan plester ukuran besar agar dapat menutup luka dengan lebih baik dan mencegah risiko infeksi dari paparan kotoran dan bakteri.

"Apabila jaringan luka cenderung kering, aplikasikan hansaplast salep luka sebelum uka ditutup dengan plester untuk menjaga kelembapan di jaringan luka," kata dia.

Menurut Adi, penggunaan plester untuk area tubuh yang terluka seharusnya tidak diragukan lagi dan sebaiknya rutin diganti jika sudah basah terkena air.

Sebab, jika bertahan dengan plester yang basah akan membuat luka dalam kondisi lembap.

Penanganan untuk luka akut serius dan kronis

Untuk luka akut yang lebih serius dan luka kronis, disarankan untuk mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Namun, penanganan luka tetap dapat dilakukan terlebih dahulu dengan membersihkan luka menggunakan cairan antiseptik dan menutup luka dengan plester, sebelum pasien di bawa ke rumah sakit.

(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.