Ini Pernyataan GRIB Jaya soal Acara Milad di GBK dan Batalnya Laga Perija Vs Persib di Jakarta
Jaisy Rahman Tohir May 09, 2026 08:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Batalnya Persija Jakarta memakai Stadion Gelora Bung Karno (GBK) sebagai venue laga melawan Persib Bandung ramai dikaitkan dengan ormas GRIB Jaya.

Sebab, pada jadwal tanding Persija vs Persib itu, Minggu (10/5/2026), GBK ternyata akan digunakan untuk acara Milad GRIB Jaya.

Pihak manajemen Persija sampai Jakmania yang sudah berusaha memperjuangkan GBK akhirnya pupus, dengan alasan keamanan. Pihak kepolisian tidak memberi izin laga bertajuk El Clasico itu berlangsung di Jakarta

Laga bertajuk El Clasico itu akhirnya diselenggarakan di Stadion Segiri, Samarinda (10/5/2026) pukul 15.30 WIB.

Pernyataan GRIB Jaya

Kepala Bidang Humas dan Publikasi DPP GRIB Jaya, Marcel Gual, membenarkan soal GRIB Jaya menggunakan GBK pada waktu yang sama dengan laga Persija vs Persib.

“Benar bahwa GRIB Jaya akan menggelar Milad ke-15 di kawasan Istora Senayan pada 10 Mei 2026. Dan permohonan penggunaan fasilitas untuk kegiatan tersebut telah diajukan jauh-jauh hari sebelumnya sebagai bagian dari rangkaian persiapan acara,” ujar Marcel dalam keterangan resminya, Jumat (8/5/2026), dikutip dari Kompas.com.

Menurut Marcel, setiap kegiatan besar yang menggunakan fasilitas negara, salah satunya kawasan GBK harus melalui proses koordinasi panjang dan tidak dapat dilakukan secara mendadak ataupun sepihak.

Ia mengatakan, GRIB Jaya tidak mengetahui bahwa pada tanggal yang sama terdapat agenda pertandingan sepak bola di Stadion GBK.

“GRIB Jaya tidak mengetahui bahwa pada tanggal yang sama terdapat agenda pertandingan sepak bola antara Persija Jakarta dan Persib Bandung,” kata Marcel.

Marcel menambahkan, seluruh agenda penggunaan kawasan GBK juga harus melalui koordinasi bersama pengelola kompleks GBK, aparat keamanan, dan pihak terkait lainnya.

“Seluruh keputusan terkait pemanfaatan fasilitas dan penjadwalan kawasan GBK sepenuhnya menjadi kewenangan pengelola kompleks GBK bersama pihak terkait,” ujar dia. Ia juga menegaskan bahwa pihaknya tetap menghormati para pencinta sepak bola Indonesia.

“Kami berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi,” kata Marcel.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.