Identifikasi Korban Kecelakaan Muratara Terkendala, Tim DVI Tunggu Hasil DNA Mabes Polri
Yandi Triansyah May 09, 2026 08:27 PM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Tim DVI RS Bhayangkara Moh. Hasan Polda Sumsel masih menghadapi kendala dalam mengidentifikasi 17 jenazah korban kecelakaan maut di Karang Jaya, Musi Rawas Utara (Muratara). 

Kondisi jenazah yang mengalami luka bakar berat membuat proses pencocokan data fisik tidak dapat dilakukan secara visual.

Karumkit RS Bhayangkara Moh. Hasan, Kombes Pol. Dr. Budi Susanto, menjelaskan bahwa pada hari ketiga operasi DVI, Sabtu (9/5/2026), tim belum bisa menyimpulkan identitas sejumlah jenazah karena adanya ketidaksinkronan antara data ante-mortem (dari keluarga) dan post-mortem (dari jenazah).

"Kondisi jenazah yang hangus dan kulit yang terkelupas membuat identifikasi visual berdasarkan keterangan keluarga, seperti tato, tidak memungkinkan. Begitu juga dengan temuan properti pakaian yang sulit dipastikan warnanya karena terbakar," ujar Dr. Budi dalam rilis resminya.

Baca juga: Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS di Muratara Bertambah Jadi 18 Orang, Tim DVI Temukan Korban Bayi

Beberapa kasus yang belum teridentifikasi di antaranya adalah jenazah berkode PM 013 dan PM 009. 

Meski keluarga menyebutkan ciri khusus berupa kalung silver dan celana tertentu, data tersebut dinilai tim rekonsiliasi belum cukup kuat untuk menyatakan identitas korban telah teridentifikasi secara akurat.

Sebagai langkah lanjutan, Tim DVI Polda Sumsel kini sepenuhnya mengandalkan pemeriksaan DNA. 
Pada hari ini, tiga sampel tambahan telah dikirim melalui jalur udara ke Laboratorium DNA Pusdokkes Mabes Polri, termasuk sampel dari kantong jenazah yang diduga berisi jasad bayi.

"Kami telah mengirimkan dua sampel post-mortem tambahan dan satu sampel ante-mortem. Selain itu, kami berkoordinasi dengan Polda Aceh, Sumut, dan Jateng untuk pengambilan sampel DNA keluarga korban di daerah asal guna mempercepat proses pencocokan," tambah Dr. Budi.

Seluruh sampel tersebut akan diproses di Mabes Polri dengan estimasi hasil pemeriksaan keluar paling cepat lima hari setelah dilakukan pengujian. 

Hingga saat ini, Tim DVI terus bekerja intensif untuk memastikan seluruh korban dapat segera diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.