SRIPOKU.COM, SEKAYU — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bergerak cepat menangani kerusakan tiang fender (pengaman) Jembatan Sungai Lilin akibat insiden penyenggolan oleh kapal pada Rabu (6/5/2026) lalu.
Dalam rapat koordinasi yang digelar Jumat (8/5/2026), pihak perusahaan PT GSM (GEL Grup) menyatakan komitmennya untuk bertanggung jawab penuh atas perbaikan kerusakan tersebut.
Rapat koordinasi ini dipimpin oleh Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Muba, Yus Farizal, dengan menghadirkan perwakilan instansi terkait dan pihak perusahaan.
Fokus utama pertemuan adalah memastikan langkah penanganan teknis berjalan cepat demi menjaga keamanan infrastruktur vital masyarakat.
"PT GSM sudah menyatakan kesiapannya untuk bertanggung jawab. Langkah koordinasi ini penting agar perbaikan segera dilaksanakan demi menjaga keselamatan serta kelancaran arus lalu lintas masyarakat," ujar Yus Farizal.
Lanjutnya, jembatan tersebut dibawa naungan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) selaku pemilik aset Jembatan Sungai Lilin akan segera melakukan penilaian teknis terhadap tingkat kerusakan yang terjadi.
"BBPJN juga akan berkoordinasi dengan PT. GSM (GEL Grup) dalam proses perbaikan, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terukur.
Dengan adanya kesepakatan tersebut, pemerintah berharap proses perbaikan dapat segera direalisasikan dan tidak berdampak terhadap aktivitas transportasi di kawasan tersebut,"jelasnya.