Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi Lantik 17 pejabat: Mutasi ASN Nol Rupiah
Cak Sur May 09, 2026 09:32 PM

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi atau akrab disapa Kang Marhaen, melantik 17 pejabat sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pegawai Negeri Sipil (PNS) kepada 23 pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (9/5/2026).

Sebanyak 23 pegawai menerima status sebagai PNS penuh, sedangkan 17 pejabat yang dilantik menempati jabatan baru pada level Administrator, Pengawas hingga Kepala Puskesmas.

Dalam sambutannya, Kang Marhaen menegaskan profesionalisme menjadi prinsip utama dalam jenjang karier aparatur sipil negara di Kabupaten Nganjuk.

Tegaskan Tidak Ada Jual Beli Jabatan

Kang Marhaen meminta seluruh ASN menjaga integritas, dan tidak mencoreng nama baik instansi melalui praktik-praktik transaksional.

“Saya sampaikan lagi, mutasi dan promosi di Nganjuk itu nol rupiah. Jangan pernah percaya kalau ada orang yang menjanjikan jabatan ini itu karena alasan kedekatan atau imbalan,” katanya.

Ia menegaskan, proses penempatan jabatan dilakukan berdasarkan kompetensi dan kelayakan, bukan faktor kedekatan pribadi.

“Saya dengan Mas Wabup dan Pak Sekda selalu berdiskusi ketat untuk mengawal kelayakan seseorang berdasarkan kompetensi,” ujar Kang Marhaen.

Poin Penting Pelantikan ASN di Nganjuk

  • Bupati Nganjuk melantik 17 pejabat baru di lingkungan Pemkab
  • Sebanyak 23 pegawai menerima SK sebagai PNS penuh
  • Jabatan yang diisi meliputi Administrator, Pengawas, dan Kepala Puskesmas
  • Bupati menegaskan mutasi dan promosi jabatan dilakukan tanpa biaya
  • Pemkab Nganjuk masuk peringkat 9 nasional dalam evaluasi LPP

ASN Diminta Berani Tolak Perintah Melanggar Aturan

Dalam arahannya, Kang Marhaen juga mengingatkan, bahwa jabatan publik merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan langsung kepada masyarakat.

Karena itu, integritas harus dijaga sejak hari pertama dilantik. Ia bahkan meminta para ASN berani menolak instruksi pimpinan apabila bertentangan dengan aturan hukum yang berlaku.

Menurutnya, budaya birokrasi yang bersih harus dibangun secara konsisten agar pelayanan publik semakin profesional dan dipercaya masyarakat.

Reformasi Birokrasi Berbuah Prestasi Nasional

Kang Marhaen menyebut, reformasi birokrasi yang dijalankan Pemkab Nganjuk mulai menunjukkan hasil positif di tingkat nasional.

Pemkab Nganjuk berhasil menembus peringkat 9 nasional dalam evaluasi LPP, naik drastis dibanding posisi sebelumnya yang berada di kisaran peringkat 500-an.

“Ini adalah bukti kalau kami kerja serius, hasilnya nyata. Kami tidak mencari hadiah atau piala menteri, tapi kalau kita kerja ikhlas dan sesuai aturan, apresiasi itu akan datang sendiri. Saya ingin mental juara ini terus dipupuk,” tegasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.