Petrus, Driver Online di Batam Masih Trauma usai Mobilnya Dipepet Dua Pria Bawa Sajam
Dewi Haryati May 09, 2026 11:07 PM

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Batam belum bebas dari aksi kejahatan jalanan.

Jumat (8/5/2026) malam kemarin, mungkin jadi salah satu pengalaman tak terlupakan bagi Petrus, seorang driver taksi online di Batam.

Ia mengalami kejadian tak mengenakkan usai mengantar penumpang ke kawasan Montigo Resorts Nongsa, Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Ya, Petrus nyaris jadi korban begal, dan kini ia masih trauma.

Peristiwa ini terjadi saat pria itu hendak balik menuju Batam Centre, setelah mengantar penumpangnya.

Belum jauh meninggalkan lokasi, mobil yang dikendarainya tiba-tiba dipepet dua pria berboncengan sepeda motor. Mereka bawa senjata tajam.

Satu dari pria itu mengetuk kaca mobil Petrus sebelah kanan, sambil melontarkan ancaman.

"Dia bilang, ‘Kau mau hidup atau mau mati? Berhentikan kendaraanmu,’” kata Pembina Sahabat Milenial Batam (SMB), Yanto menirukan cerita Petrus, saat dihubungi Tribunbatam.id, Sabtu (9/5/2026).

Kondisi di jalan saat itu sepi, dan gelap, terlebih lagi kawasan Nongsa baru saja diguyur hujan deras.

Dalam kepanikannya, Petrus tak mengikuti perintah pria tersebut. Ia tetap tancap gas dan dikejar pelaku.

Ia yakin jika berhenti, ceritanya akan lain. Entah apa yang akan terjadi pada keselamatan dirinya.

Di tengah situasi mencekam tersebut, Petrus terus berkomunikasi dengan rekan-rekannya melalui grup WhatsApp SMB.

Ia berusaha tetap tenang, dan mengirim voice note ke grup SMB untuk meminta bantuan dan memberi informasi lokasi terkini.

"Kami mendapat informasi di WA kalau Petrus sedang dikejar begal di kawasan Nongsa,” ujarnya.

Di tengah jalan, pandangannya tertuju ke sebuah Pos TNI di pinggir jalan.

Di saat itu lah Petrus berpikir, mungkin inilah kesempatannya untuk selamat dari kejaran pelaku. Dan benar saja.

“Dia langsung belok ke kiri dan berhenti di Pos TNI. Kebetulan ada anggota yang berjaga di sana,” ujar Yanto.

Tak lama kemudian, kedua pelaku melintas di depan pos tersebut. Mereka bahkan sempat mengacungkan parang dan menunjukkan jari tengah ke arah Petrus sebelum akhirnya kabur menuju kawasan Batu Besar.

Petrus pun mendatangi anggota TNI yang berjaga di pos itu dan menceritakan situasi yang dialaminya.

Akhirnya, ia diantarkan hingga ke Bundaran Bandara Hang Nadim

“Alhamdulillah selamat,” kata Yanto.

Polisi Sudah Monitor

Yanto menambahkan, pihak Polsek Nongsa ternyata telah mengetahui kejadian tersebut dan langsung melakukan pemantauan.

Meski korban belum membuat laporan resmi karena masih trauma, polisi disebut sudah memonitor aksi tersebut.

“Memang kami belum membuat laporan karena yang bersangkutan masih takut dan trauma. Tapi alhamdulillah pihak Polsek Nongsa sudah mengetahui kejadian ini,” ujarnya.

Ia pun mengingatkan para driver online di Batam agar selalu saling membantu dan aktif memberikan informasi di grup apabila mengalami situasi berbahaya.

Yanto berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi di Kota Batam. (Tribunbatam.id/Setiawan_Koe)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.