YSK Tak Hadir saat Prabowo Subianto Berkunjung ke Pulau Miangas Sulut, Denny Mangala Sebut Alasannya
Ventrico Nonutu May 10, 2026 02:22 AM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Baru-baru ini Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengunjungi Sulawesi Utara.

Prabowo Subianto berkunjung di Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sabtu (9/5/2026).

Kedatangan Presiden RI tersebut pun jadi sorotan publik Sulawesi Utara.

Satu hal yang disorot adalah ketidakhadiran Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK) dan unsur Forkopimda Sulut dalam kunjungan tersebut.

Terkait dengan hal itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menegaskan bahwa itu merupakan bagian dari pelaksanaan instruksi langsung Presiden RI melalui Sekretaris Kabinet.

Asisten I Setdaprov Sulut Denny Mangala mengatakan, seluruh persiapan keberangkatan rombongan Pemprov Sulut dan Forkopimda menuju Miangas sebenarnya sudah matang.

“Sebetulnya seluruh kesiapan sudah dilakukan. Manifest keberangkatan rombongan gubernur dan Forkopimda juga sudah disiapkan, termasuk pengamanan dan protokoler,” kata Denny Mangala, Sabtu (9/4/2026).

Menurut Mangala, sebanyak 23 manifest rombongan telah dipersiapkan untuk berangkat ke Miangas menggunakan pesawat Cessna milik TNI AU pada Sabtu pagi.

Namun pada Jumat malam, Pemprov Sulut menerima arahan agar Gubernur dan Forkopimda tetap standby di Manado.

“Ini adalah instruksi langsung yang diteruskan melalui Sekretaris Kabinet RI agar unsur pimpinan daerah tetap berada di Manado guna memastikan stabilitas wilayah dan kesiapsiagaan pengamanan selama kunjungan Presiden berlangsung,” jelasnya.

Denny menegaskan, keputusan tersebut bukan bentuk ketidakhadiran biasa, melainkan bagian dari sistem komando negara yang harus dijalankan secara disiplin.

Ia menjelaskan, Sulawesi Utara memiliki posisi strategis sebagai wilayah perbatasan dan jalur internasional sehingga pengamanan tidak hanya difokuskan di titik kunjungan Presiden, tetapi juga di pusat kendali wilayah.

“Pak Gubernur memahami betul sistem komando negara. Dalam situasi seperti ini, pengamanan wilayah menjadi prioritas utama,” katanya.

Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Pulau Miangas sendiri dinilai sebagai momentum strategis dalam memperkuat kehadiran negara di kawasan perbatasan terluar Indonesia.

Pulau Miangas dikenal sebagai salah satu pulau paling utara Indonesia yang berbatasan langsung dengan Filipina dan memiliki nilai strategis dalam konteks geopolitik serta kedaulatan negara.

Pemprov Sulut juga meminta masyarakat tidak salah menafsirkan ketidakhadiran Gubernur dan Forkopimda di lokasi kunjungan Presiden.

“Ini bukan soal seremoni atau pencitraan, tetapi soal menjalankan instruksi negara. Prinsipnya satu komando negara,” ujar Denny Mangala.

(TribunManado.co.id/Ren)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.