Rapor Pemain Lazio vs Inter Milan Usai Nerazzurri Menang Telak 3-0 Jelang Final Coppa Italia
Briandena Silvania Sestiani May 10, 2026 05:19 AM

TRIBUNKALTIM.CO - Inter Milan mengirim pesan tegas menjelang final Coppa Italia setelah menghancurkan Lazio dengan skor telak 3-0 pada lanjutan Liga Italia Serie A di Stadio Olimpico, Roma, Minggu (10/5/2026) dini hari WIB.

Pertandingan yang berlangsung empat hari sebelum kedua tim kembali bertemu di final Coppa Italia itu menjadi panggung dominasi Nerazzurri, julukan Inter Milan.

Tim asuhan Cristian Chivu tampil jauh lebih efektif dan mampu memanfaatkan kesalahan demi kesalahan yang dilakukan Lazio sepanjang pertandingan.

Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, menjadi sosok paling menentukan dalam kemenangan tersebut.

Penyerang asal Argentina itu mencetak satu gol dan satu assist, sekaligus memimpin permainan Inter sejak menit awal laga.

Baca juga: Prediksi AC Milan vs Atalanta di Liga Italia, Susunan Pemain dan Jam Tayang

Sementara itu, Lazio harus menerima kenyataan pahit setelah bermain dengan 10 pemain pada babak kedua akibat kartu merah langsung yang diterima Alessio Romagnoli.

Kemenangan ini sekaligus memperkuat mental Inter Milan sebelum kembali menghadapi Lazio pada laga final Coppa Italia pertengahan pekan mendatang.

Inter Milan Langsung Menekan Sejak Awal

Pelatih Lazio, Maurizio Sarri, melakukan sejumlah rotasi pemain dalam laga ini. Nuno Tavares, Gustav Isaksen, dan Kenneth Taylor dicadangkan, sedangkan Mattia Zaccagni absen karena cedera saat latihan.

Di lini depan, Lazio mengandalkan Tijjani Noslin yang diapit Matteo Cancellieri dan Pedro. Sementara lini tengah diisi Nicolo Rovella, Fisayo Dele-Bashiru, dan Toma Basic.

Sebaliknya, pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, tetap memainkan duet utama Lautaro Martinez dan Marcus Thuram dalam formasi 3-5-2 andalannya.

Inter langsung tampil agresif sejak menit awal. Baru enam menit laga berjalan, Nerazzurri sukses membuka keunggulan.

Gol bermula dari lemparan jauh Yann Bisseck ke area penalti Lazio. Marcus Thuram memenangi duel udara sebelum bola jatuh ke arah Lautaro Martinez.

Sang kapten Inter kemudian melepaskan tendangan voli keras yang gagal dihentikan kiper muda Lazio, Edoardo Motta.

Gol cepat itu membuat Inter semakin percaya diri menguasai jalannya pertandingan.

Tak lama berselang, Inter hampir menggandakan keunggulan ketika Thuram memberikan umpan kepada Andy Diouf. Namun, Motta masih mampu melakukan penyelamatan penting untuk menjaga gawang Lazio tidak kembali kebobolan.

Petar Sucic Cetak Gol Indah

Saat Lazio berusaha bertahan hingga turun minum dengan selisih satu gol, Inter kembali menghukum mereka menjelang akhir babak pertama.

Pada menit ke-39, Inter membangun serangan rapi dari sisi kiri. Lautaro Martinez menusuk masuk ke kotak penalti dan menarik perhatian beberapa pemain bertahan Lazio.

Kesalahan koordinasi lini tengah Lazio membuat Petar Sucic berdiri tanpa pengawalan di luar kotak penalti.

Lautaro kemudian mengirim umpan tarik yang langsung disambut tendangan keras first-time oleh Sucic.

Bola meluncur deras tanpa mampu dijangkau Edoardo Motta dan membawa Inter unggul 2-0.

Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi Lazio yang sepanjang babak pertama kesulitan keluar dari tekanan Inter Milan.

Kartu Merah Romagnoli Ubah Jalannya Pertandingan

Memasuki babak kedua, Lazio mencoba bangkit lewat sejumlah pergantian pemain. Gustav Isaksen dan Boulaye Dia dimasukkan untuk meningkatkan agresivitas serangan.

Namun situasi justru semakin sulit bagi tuan rumah setelah Alessio Romagnoli menerima kartu merah pada menit ke-59.

Awalnya wasit Rosario Abisso hanya memberikan kartu kuning setelah Romagnoli melakukan tekel keras terhadap Ange-Yoan Bonny.

Namun setelah meninjau VAR atau Video Assistant Referee — teknologi bantuan video untuk membantu keputusan wasit — hukuman dinaikkan menjadi kartu merah langsung.

Bermain dengan 10 orang membuat Lazio semakin kesulitan menghadapi tekanan Inter.

Meski begitu, Lazio sempat mendapatkan beberapa peluang emas melalui Gustav Isaksen dan Tijjani Noslin. Sayangnya seluruh peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol.

Mkhitaryan Lengkapi Pesta Gol Inter Milan

Ketika Lazio mencoba memperkecil ketertinggalan, Inter justru kembali menambah gol pada menit ke-76.

Kesalahan Fisayo Dele-Bashiru saat kehilangan bola di area pertahanan sendiri dimanfaatkan pemain Inter. Ange-Yoan Bonny berhasil merebut bola sebelum memberikan umpan kepada Henrikh Mkhitaryan.

Mkhitaryan lalu melewati Adam Marusic dan melepaskan tembakan keras yang sempat mengenai wajah Edoardo Motta sebelum masuk ke gawang.

Gol tersebut memastikan kemenangan telak 3-0 bagi Inter Milan di Stadio Olimpico.

Hasil ini sekaligus menjadi modal penting bagi Nerazzurri menjelang partai final Coppa Italia melawan lawan yang sama.

Rapor Pemain Lazio

Edoardo Motta – 6,5
Meski kebobolan tiga gol, kiper muda Lazio tampil cukup baik dan melakukan beberapa penyelamatan penting.

Adam Marusic – 4,5
Kesulitan mengawal Lautaro Martinez dan tampil buruk dalam proses gol Inter Milan.

Mario Gila – 5,5
Memiliki beberapa momen bagus, tetapi gagal menghentikan agresivitas lini depan Inter Milan.

Alessio Romagnoli – 4
Tampil buruk dan membuat Lazio bermain dengan 10 orang usai menerima kartu merah.

Luca Pellegrini – 5,5
Penampilannya naik turun, sempat memberi umpan bagus tetapi juga kalah duel penting.

Fisayo Dele-Bashiru – 4,5
Bekerja keras, tetapi membuat kesalahan fatal dalam proses gol kedua dan ketiga Inter Milan.

Nicolo Rovella – 6
Menjadi salah satu pemain Lazio yang cukup konsisten di lini tengah.

Toma Basic – 5,5
Bekerja keras namun gagal memberi dampak signifikan.

Matteo Cancellieri – 5,5
Aktif membantu pertahanan tetapi kurang efektif menyerang.

Tijjani Noslin – 6
Menjadi ancaman utama Lazio meski gagal mencetak gol.

Pedro – 5
Sulit berkembang menghadapi tempo tinggi permainan Inter.

Rapor Pemain Inter Milan

Josep Martinez – 7
Tampil solid dan melakukan penyelamatan penting di babak kedua.

Yann Bisseck – 8
Sangat dominan di lini belakang dan aktif membantu serangan.

Francesco Acerbi – 6
Berpengalaman dan mampu meredam serangan Lazio.

Alessandro Bastoni – 7
Tampil tenang dan efektif dalam distribusi bola.

Carlos Augusto – 7
Aktif membantu serangan sekaligus disiplin bertahan.

Henrikh Mkhitaryan – 7
Sempat beberapa kali kehilangan bola tetapi menutup laga dengan satu gol.

Petar Sucic – 8
Mencetak gol indah dan tampil impresif di lini tengah.

Nicolo Barella – 5
Tidak terlalu menonjol sebelum diganti.

Andy Diouf – 5
Kesulitan di babak pertama namun membaik setelah pergantian posisi.

Marcus Thuram – 7
Memberikan assist penting dan terus merepotkan pertahanan Lazio.

Lautaro Martinez – 9
Menjadi pemain terbaik laga lewat satu gol dan satu assist.

Susunan Pemain dan Statistik Pertandingan

Lazio bermain dengan formasi 4-3-3 yang terdiri dari Motta; Marusic, Gila, Romagnoli, Pellegrini; Basic, Rovella, Dele-Bashiru; Cancellieri, Noslin, dan Pedro.

Sedangkan Inter Milan menggunakan formasi 3-5-2 dengan Martinez; Bisseck, Acerbi, Bastoni; Diouf, Sucic, Barella, Mkhitaryan, Carlos Augusto; Thuram dan Lautaro Martinez.

Gol Inter dicetak Lautaro Martinez menit ke-6, Petar Sucic menit ke-39, serta Henrikh Mkhitaryan menit ke-76.

Wasit Rosario Abisso juga mengeluarkan dua kartu kuning untuk Lazio melalui Pellegrini dan Noslin, serta satu kartu merah untuk Romagnoli.

Modal Penting Jelang Final Coppa Italia

Kemenangan besar ini menjadi suntikan moral luar biasa bagi Inter Milan menjelang final Coppa Italia.

Selain menunjukkan ketajaman lini depan, Inter juga memperlihatkan organisasi permainan yang jauh lebih matang dibanding Lazio.

Di sisi lain, Maurizio Sarri kini harus segera membenahi mental para pemainnya setelah kekalahan telak di kandang sendiri.

Meski demikian, final Coppa Italia diprediksi tetap berlangsung sengit karena kedua tim dipastikan akan tampil dengan pendekatan berbeda dibanding laga Serie A ini.

Klasemen Liga Italia Sementara

 
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
35
Inter Milan
36
27
4
5
85
31
54
85
2
35
Napoli
35
21
7
7
52
33
19
70
3
35
AC Milan
35
19
10
6
48
29
19
67
4
35
Juventus
35
18
11
6
58
30
28
65
5
35
Roma
35
20
4
11
52
29
23
64
6
35
Como
35
17
11
7
59
28
31
62
7
35
Atalanta
35
14
13
8
47
32
15
55
8
35
Lazio
36
13
12
11
39
37
2
51
9
35
Udinese
36
14
8
14
45
46
-1
50
10
35
Bologna
35
14
7
14
42
41
1
49
11
35
Sassuolo
36
14
7
15
44
46
-2
49
12
35
Torino
36
12
8
16
41
59
-18
44
13
35
Parma
35
10
12
13
25
42
-17
42
14
35
Genoa
35
10
10
15
40
48
-8
40
15
35
Cagliari
36
9
10
17
36
51
-15
37
16
35
Fiorentina
35
8
13
14
38
49
-11
37
17
35
Lecce
35
8
8
19
24
47
-23
32
18
35
Cremonese
35
6
10
19
27
53
-26
28
19
35
Verona
35
3
11
21
24
57
-33
20
20
35
Pisa
35
2
12
21
25
63
-38
18
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Lihat selengkapnya →

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.