Tribunlampung.co.id, Bandar lampung – Nama Kayrence Javen Susilo (15) siswi kelas 2 SMA Tunas Mekar Indonesia (TMI) merupakan pelajar berprestasi di dunia balet.
Remaja kelahiran 2009 ini ternyata tidak mengikuti jejak orang tua sebagai atlet tenis meja.
Meski begitu Kayrence menunjukkan pencapaian yang luar biasa dari balet yang dia ikuti sejak kelas 4 SD.
Dia berhasil menyabet berbagai prestasi balet di tingkat internasional. Terbaru, Kayrence baru kembali dari kompetisi bergengsi yang berlangsung di Beijing, China.
Berbagai pencapaian itu ternyata buah dari kerja keras selama latihan. Kayrence menceritakan awal mula dirinya terjun ke dunia balet. Juga berkat dorongan orang tuanya.
Baca juga: Pelatih Chelsea Graham Potter Punya Bakat Unik, Ternyata Jago Balet
"Pertama kali suka balet itu waktu kelas 4 SD. Saat itu orang tua mulai mengikutkan saya les balet," ujar Kayrence, Sabtu (11/5/2024).
Perjalanan karier Kayrence di dunia Balet berlanjut ketika ia mengikuti kompetisi pertama kali saat ia menginjak bangku kelas 7 SMP.
Sejak saat itu, bakatnya terus terasah hingga ia mulai memberanikan diri tampil di level internasional.
Mengingat minimnya kompetisi balet murni di tingkat lokal maupun nasional, Kayrence seringkali langsung memilih ajang kompetisi mancanegara.
Sepanjang tahun 2024 hingga 2025, Karen telah mengantongi belasan medali dari berbagai penjuru Asia.
Salah satu pencapaian yang paling berkesan baginya adalah saat menembus babak 12 besar se-Asia di Jakarta.
"Prestasi pertama yang paling berkesan itu waktu masuk 12 besar Classical Ballet di Asian Elite Dance Competition Jakarta 2024," kenangnya.
Tak berhenti di situ, Kayrence sukses menyabet dua medali emas sekaligus dalam ajang Open Center Stage Dance Championship 2024 di Hong Kong untuk kategori Classical Solo Ballet.
Sejauh ini, Kayrence telah mengikuti sekitar 10 kejuaraan internasional.
Menariknya, ia selalu tampil sebagai peserta solo yang membawa nama Lampung danmerah putih di tengah deretan peserta dari negara-negara kuat seperti Jepang, China, dan Korea.
Dalam setiap langkahnya, ia memiliki ambisi besar untuk memperkenalkan tanah kelahirannya di mata dunia.
"Target terdekat, aku ingin ikut Youth American Grand Prix. Aku ingin membawa sentuhan Lampung dan Indonesia untuk.mendapat prestasidi kancah internasional," tegasnya.
Obsesinya terhadap balet tidak main-main. Untuk jangka panjang, ia bermimpi untuk menempuh pendidikan balet profesional di pusatnya seni pertunjukan dunia.
"Ke depan aku pengen lanjut sekolah profesional balet di London atau di Amerika,"
Sebagai salah satu talenta muda berbakat, Keyrence menaruh harapan besar agar seni balet bisa mendapatkan tempat yang lebih diakui dalam struktur olahraga di Indonesia.
Ia berharap suatu saat nanti balet tidak hanya dianggap sebagai pertunjukan seni, tetapi juga diakui sebagai cabang olahraga (cabor) prestasi.
"Saya berharap Balet ke depan bisa menjadi cabor yang diikutsertakan di PON (Pekan Olahraga Nasional)," harapnya.
Berikut Dafter Prestasi Kayrence Javen Susilo
(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)