TRIBUNGAYO.COM - Kabar kurang menggembirakan datang dari wakil Indonesia, Jakarta Bhayangkara Presisi, jelang bergulirnya AVC Men’s Volleyball Champions League 2026.
Opposite hitter andalan asal Iran, Bardia Saadat, dipastikan batal tampil di ajang tersebut.
Turnamen ini sendiri akan berlangsung di GOR Terpadu Ahmad Yani pada 13–17 Mei 2026.
Absennya Saadat bukan tanpa alasan.
Baca juga: Asia Quarter Liga Voli Korea: Wakili Megawati Hangestri, Agen Sebut Legowo Apa pun Keputusan Hyundai
Pemain muda berbakat itu mengalami cedera jari saat menjalani sesi latihan intensif bersama tim.
Cedera tersebut memaksanya untuk menepi dan fokus pada proses pemulihan.
Kabar ini diketahui langsung dari unggahan Saadat melalui akun Instagram pribadinya @/bardia_sadaat.6 pada Minggu (10/5/2026).
Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan rasa kecewa karena tidak bisa ambil bagian dalam turnamen penting tersebut.
“Hello to all the Bhayangkara family, teammates, friends, coaching staff, managers and dear fans. Unfortunately, due to my finger injury, despite my inner desire, I will not be able to accompany the team…,” tulis Saadat.
Baca juga: Liga Voli Korea 2026: Diisukan Batal Ikut Try Out, Ini Kabar Terbaru Tandem Megawati Vanja Bukilic
Meski harus absen, ia menegaskan bahwa dukungan penuh tetap diberikan kepada rekan-rekannya yang akan berjuang di lapangan.
Dalam lanjutan pesannya, Saadat juga menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang ia terima selama bersama tim.
Ia mengaku tidak pernah merasa jauh dari rumah selama berada di Indonesia.
“But my heart will be with you and I wish you success… I have never felt far from home… I will always remember the memories I made here,” lanjutnya.
Keputusan untuk tidak bermain diambil demi menghindari risiko cedera yang lebih parah, sekaligus memastikan proses pemulihan berjalan optimal.
Baca juga: Selain Megawati Hangestri, 2 Legiun Bhayangkara Presisi Curi Perhatian Media Korea Jelang AVC 2026
Kehilangan Saadat tentu menjadi pukulan bagi Bhayangkara Presisi.
Perannya sebagai opposite hitter sangat vital dalam skema serangan, terutama dengan gaya bermainnya yang eksplosif di level internasional.
Meski begitu, kekuatan tim masih tetap diperhitungkan sebagai salah satu “dream team” di turnamen ini.
Manajemen pun bergerak cepat memastikan komposisi pemain tetap solid.
Beberapa nama legiun asing yang siap menjadi tumpuan antara lain Noumory Keita, yang dikenal sebagai mesin poin dengan lompatan tinggi.
Lalu Robertlandy Simon, middle blocker kelas dunia dengan pengalaman segudang, serta Rok Mozic, bintang muda Eropa yang komplet dalam menyerang dan bertahan.
Baca juga: Jadwal AVC Mens Champions League 2026: Bhayangkara Presisi Mainkan 4 Pemain Anyar, Siap Gebrak Asia
Dari sektor pemain lokal, sorotan akan tertuju pada Farhan Halim.
Pemain yang dijuluki “Si Mullet” ini diprediksi akan mengambil peran lebih besar dalam skema serangan tim untuk menutup kekosongan yang ditinggalkan Saadat.
Dengan komposisi yang ada, Bhayangkara Presisi tetap memasang target tinggi, yakni meraih gelar juara sekaligus mengamankan tiket menuju Kejuaraan Dunia Antarklub FIVB. (*)