Harga Sapi Kurban Naik 30 Persen Jelang Iduladha
Ajie Gusti Prabowo May 10, 2026 07:50 PM

TOBOALI, BABEL NEWS - Sejumlah pedagang hewan kurban di Toboali, Bangka Selatan mulai menghadapi tantangan. Khususnya penurunan pembeli akibat kenaikan harga hewan kurban tahun ini.

Hal ini diketahui dari salah satu peternakan milik Widodo di Desa Gadung, Kecamatan Toboali, Kamis (7/5). "Harga sapi tahun ini naik," kata Widodo.

Dodo sapaan akrabnya, mengakui, penjualan ternak tahun ini terasa lebih sepi dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Menurut dia, kenaikan harga sapi Madura dan sapi Bali membuat sebagian masyarakat memilih menunda pembelian. 

Harga sapi Madura disebut mengalami kenaikan hingga 30 persen, sedangkan sapi Bali naik sekitar 20 persen dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan harga tersebut membuat calon pembeli terkejut karena harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk membeli hewan kurban. 

Kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya stabil dinilai ikut mempengaruhi daya beli. Dodo menyebut sebagian warga kini lebih berhati-hati dalam menentukan pengeluaran, termasuk untuk membeli sapi kurban. "Mungkin masyarakat kaget dengan harga yang agak sedikit meningkat," ujarnya.

Pada momentum menjelang Hari Raya Iduladha tahun 2025 lalu, harga sapi Bali maupun sapi Madura di kandangnya dijual mulai Rp19 juta hingga Rp28 juta tergantung bobot hewan. Sementara pada tahun ini, harga paling murah berada di kisaran Rp24 juta hingga Rp33 juta per ekor. Kenaikan harga tersebut terjadi hampir merata pada seluruh jenis sapi yang dijual.

Meski penjualan belum terlalu ramai, Dodo masih menyimpan harapan adanya lonjakan permintaan mendekati Iduladha. Ia mengatakan pola pembelian hewan kurban biasanya mulai meningkat sekitar dua minggu sebelum hari raya. 

Karena itu, dirinya tetap mempersiapkan tambahan stok sapi untuk mengantisipasi lonjakan pembeli mendadak. "Untuk sementara ini belum begitu banyak permintaan, paling menjelang dua minggu sebelum lebaran baru mulai meningkat," jelasnya.

Saat ini, dari total 11 ekor sapi yang tersedia di kandang, sebanyak enam ekor sudah berhasil terjual. Sementara untuk kambing, sebanyak 12 ekor telah laku dari total stok 30 ekor yang disiapkan. Dodo menilai capaian tersebut masih cukup baik meski belum setinggi tahun lalu pada periode yang sama.

Untuk memenuhi kebutuhan pasar menjelang Iduladha, Dodo berencana menambah pasokan sapi dalam waktu dekat. Penambahan stok itu dilakukan agar masyarakat tetap memiliki banyak pilihan ketika permintaan mulai meningkat. "Insya Allah dua minggu menjelang lebaran kami tambah stok lagi," ujarnya.

Dodo mengakui kenaikan harga hewan kurban tahun ini membuat para pedagang ikut menghadapi tekanan tersendiri. Selain harus menyesuaikan harga jual, mereka juga harus menjaga agar minat beli masyarakat tidak turun drastis. Kondisi ekonomi saat ini menjadi tantangan terbesar bagi pedagang maupun pembeli hewan kurban.

"Bisa jadi berpengaruh dari faktor-faktor ekonomi dan kenaikan harga ini yang bikin kita pusing," pungkas Dodo. (u1)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.