BANJARMASINPOST.CO.ID - Matahari masih malu-malu, puluhan pesepeda sudah memadati Desa Malintang, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Sabtu (9/5/2026).
Mereka adalah para pecinta sepeda yang tergabung dalam 'Bike Baik'.
Pagi itu, para member 'Bike Baik' tengah bersiap mengayuh pedal sepanjang 54 Kilometer menuju Pantai Santri, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanahlaut dalam gelaran bertajuk 'Bike Baik Susur Pantai 2026'.
Sebanyak 60 pesepeda ambil bagian. Dari sepeda 'kalcer' hingga sepeda MTB, mereka menyatu bersiap menantang trek kombinasi aspal hingga jalan setapak.
Para peserta kali ini terdiri dari member aktif pecinta sepeda 'Bike Baik' serta sejumlah tamu undangan.
Dari Desa Malintang, para member Bike Baik kemudian menyusuri jalur yang cukup beragam. Diawali dari trek aspal, semua berjalan mulus.
Setelah sekitar 10 Kilometer, jalan setapak mulai menantang. Tapi semua terbayar dengan visual indah hamparan hijau persawahan tradisional.
Baca juga: Pencuri Karet Sekarat Diamuk Massa, Pelaku Hendak Kabur Berujung Motor Dibakar
Di 15 kilometer terakhir, barulah deru ombak terdengar. Angin pantai dan aroma 'iwak karing' seperti pengisi energi para member 'Bike Baik' di tengah tenaga yang sudah mulai terkuras.
Perjalanan berakhir di Pantai Santri, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanahlaut. Di sana, sejumlah kegiatan pendukung digelar, dari perlombaan hingga makan bersama.
Usai acara, salah satu Ketua Bike Baik, Kuwat Satrio, mengungkapkan bahwa kegiatan susur pantai kali ini merupakan hasil evaluasi dan keinginan para member untuk mencari suasana baru yang berbeda dari tahun sebelumnya.
"Ini adalah event besar kedua yang dilaksanakan oleh Bike Baik. Kami ingin terus menjaga silaturahmi antar pecinta gowes sekaligus mempromosikan potensi wisata lokal yang kita miliki," ujar Kuwat mewakili rekan-rekannya.
Pemilihan tema "Susur Pantai" bukan tanpa alasan. Pada pelaksanaan event perdana tahun lalu, kata Kuwat, komunitas ini telah sukses menaklukkan medan pegunungan dengan menjelajahi kawasan Kahung di Kabupaten Banjar yang dikenal dengan trek hutan dan tanjakannya.
Pada even selanjutnya, Kuwat mengatakan tidak menutup kemungkinan untuk menggelar kegiatan yang lebih besar dengan berkolaborasi dengan komunitas lainnya.
"Terimakasih kepada semua pihak yang sudah mendukung kegiatan Bike Bike Susur Pantai 2026 ini. Insyaallah pada kegiatan mendatang, kami bisa membuat event yang lebih besar lagi," pungkasnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Rahmadhani)