BANJARMASINPOST.CO.ID - Lampu sedang dalam keadaan mati, pengendara keluhkan kondisi jalan di Kilometer 171, Satui Barat, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
Lampu yang padam tersebut membuat kondisi di sekitaran jalan sangat gelap hingga mengurangi jarak pandang.
Dilansir melalui unggahan akun Instagram @info.satui Minggu (10/5/2025) terlihat kawasan jalan yang berada sekitaran hutan tersebut sangat minim pencahayaan hingga membuat pengendara yang melintas harus ekstra berhati-hati.
Apalagi kawasan tersebut memiliki tikungan yang cukup tajam.
Sebagian besar kendaraan yang melintas didominasi oleh mobil dan truk.
Baca juga: Donasi Pakaian Tak Layak Pakai Ditutup, Terkumpul 2 Ton untuk Didaur Ulang
Baca juga: Perkelahian di Martapura Banjar, Polisi Amankan Pelaku Penganiayaan, Korban Dibawa ke Rumah Sakit
Pengguna jalan khawatir kondisi jalan yang gelap tersebut tidak hanya berpotensi menimbulkan kecelakaan melainkan juga tindak kejahatan.
Pasalnya kondisi jalan di sekitaran kilometer 171 itu juga dalam keadaan sepi.
“Kondisi jalan di kawasan KM 171 dikeluhkan pengguna jalan karena lampu penerangan jalan umum (PJU) dilaporkan mati sejak beberapa malam terakhir.
Situasi ini membuat area sekitar menjadi gelap dan cukup rawan, terutama bagi pengendara yang melintas pada malam hari,” terang unggahan tersebut.
Pengguna jalan berharap ada perhatian dan tindak lanjut dari dinas terkait agar lampu jalan bisa segera diperbaiki demi keselamatan bersama.
Pengendara juga diimbau untuk lebih berhati- hati dan mengurangi kecepatan saat melintas di jalur tersebut.
Seorang gadis remaja berusia 19 tahun tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak truk tronton yang sedang mogok.
Inisden yang menewaskan gadis bernama Tiara itu terjadi di Jalan Tjilik Riwut Km 15,5, Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, Minggu, 15 Februari 2026 malam.
Insiden kecelakaan itu membuat warga Kelurahan Tumbang Tahai, Bukit Batu, Palangka Raya itu ditemukan dengan kondisi mengenaskan.
Berdasarkan video yang beredar di grup pesan daring, insiden ini dipicu kondisi di lokasi kejadi yang tampak gelap dan minim pencahayaan.
Baca juga: Satpam Tewas Ditusuk Maling, Pelaku Melawan Saat Kepergok Mencuri
Kasatlantas Polresta Palangka Raya, Kompol Egidio Sumilat membenarkan peristiwa kecelakaan lalu lintas yang dialami korban.
Ia menceritakan, sebelum laka lantas tersebut, awalnya truk tronton yang dikemudikan Eko Budiono (28) itu meluncur dari arah Tangkiling menuju Palangka Raya.
"Sesampainya di lokasi kejadian, truk tersebut mengalami masalah karena kehabisan solar sehingga pengemudi meminggirkan truknya untuk mengatasi masalah itu," ujar Egidio, Senin (16/2/2026).
Meski telah berada di pinggir jalan, bagian belakang sebelah kanan truk tersebut masih berada di badan jalan.
Egidio mengungkapkan, saat pengemudi truk sedang memperbaiki kendaraannya, selang beberapa saat dari arah belakang korban meluncur dengan sepeda motornya.
"Karena jarak yang terlalu dekat, kurangnya penerangan, serta tanda peringatan dari truk tersebut, sehingga pengendara motor menabrak bagian belakang truk sebelah kanan," ucapnya.
Akibat kejadian tersebut, motor yang dikendarai korban ringsek.
"Sedangkan pengendara motor atas nama Tiara meninggal dunia di tempat terjadinya kecelakaan," tutup Egidio.
(Banjarmasinpost.co.id/Danti Ayu)