Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Polda Lampung masih memburu komplotan maling motor yang menembak Brigpol Arya Supena hingga tewas, saat mencoba menggagalkan aksi pencurian motor di Bandar Lampung.
Peristiwa itu terjadi di depan toko kue Yussy Akmal, Jalan ZA Pagar Alam, Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, Minggu (10/5/2026) pagi.
Korban diketahui merupakan anggota Intel Keamanan Negara Direktorat Intelijen Keamanan (Kamneg Ditintelkam) Polda Lampung.
Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengatakan pihaknya kini terus melakukan pengejaran terhadap pelaku curanmor yang kabur usai penembakan.
"Kami masih melakukan pengejaran," ujar jenderal bintang dua itu, Minggu (10/5/2026) malam.
Baca juga: Keluarga Brigadir Arya Supena Berharap Pelaku Segera Ditangkap dan Dihukum Setimpal
Ia juga menyampaikan duka mendalam atas gugurnya anggota Bhayangkara tersebut saat menjalankan tugas.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menjelaskan Brigpol Arya saat itu baru pulang berdinas dari Mapolda Lampung.
"Beliau gugur dalam bertugas, korban Brigpol Arya Supena dalam kondisi mau pulang ke rumah setelah dari dinas atau piket," kata Yuni.
Korban diketahui hendak pulang menuju rumahnya di Kelurahan Segala Mider, Kecamatan Tanjungkarang Barat.
Namun di tengah perjalanan, Brigpol Arya melihat dua pria mencurigakan di depan toko kue Yussy Akmal.
Menurut Yuni, korban datang ke lokasi menggunakan sepeda motor Honda Beat Street hitam BG6138ACY.
Saat melintas, ia melihat satu di antara pelaku sedang merusak kunci stang sepeda motor Honda Beat biru putih BE2826NBM milik Nuraini Maya (27), karyawan toko kue tersebut.
Melihat aksi itu, Brigpol Arya langsung menegur para pelaku.
Namun teguran tersebut justru dibalas dengan aksi brutal.
Seorang pelaku tiba-tiba mengeluarkan senjata api dan menembak ke arah korban hingga mengenai bagian kepala.
Setelah penembakan terjadi, para pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
Dalam kepanikan itu, senjata api milik pelaku disebut sempat terjatuh di lokasi.
Polisi kemudian mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu kunci letter T, sepeda motor yang hendak dicuri, serta handphone milik korban.
Brigpol Arya sempat dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun nyawanya tidak tertolong setelah menjalani perawatan.
(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)