Bobotoh Membeludak di Jalan Sulanjana Dago Hingga Pasupati, Teriakan Juara Menggema
ferri amiril May 11, 2026 07:04 AM

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Juara, juara, juara itulah yang diteriakkan Bobotoh yang mengikuti nonton bareng Persib Bandung lawan Persija, di Graha Persib Bandung, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Minggu (10/5/2026).

Teriakan juara, juara, juara tersebut mulai menggema di dalam Graha Persib, dan Jalan Sulanjana, setelah pertandingan Persib lawan Persija, pada Super League Indonesia 2025/2026, berakhir dengan skor 1-2.

Hal ini lantaran Persib membuka peluang kembali meraih gelar juara, kini Persib kokoh berada di puncak klasemen dengan poin 75 dan menyisakan dua laga.

Kini Persija tersingkir dari persaingan meraih gelar juara dan Persib hanya bersaing dengan Borneo FC yang memiliki poin 72, tapi menyisakan tiga laga.

Jika Persib bisa sapu bersih dua sisa laga maka dipastikan akan kembali juara karena menang head to head dengan Borneo. Sehingga, peluang Persib juara semakin besar.

Setelah melakukan nonton bareng, Bobotoh yang memadati Jalan Sulanjana hingga tak bisa dilalui kendaraan.

Mereka terlihat langsung merayakan, sorak sorai kebahagiaan menggema sepanjang jalan Sulanjana. Mereka merayakan dengan menyalakan flare dan bersorak sorai.

Setelah itu mereka juga melakukan konvoi mengelilingi jalanan Kota Bandung, sehingga bertemu dengan Bobotoh lainnya yang melakukan nobar di tempat lain. Kebanyakan dari mereka langsung mengarah ke pusat kota, Dago, hingga Jembatan Pasopati.

Bahkan Pemain Senior Persib, Ahmad Jufriyanto, yang ikut nonton bareng di Graha Persib, sempat kebingungan untuk pulang karena jalanan dipadati Bobotoh.

Ahmad Jufrianto, yang akrab disapa Jupe ini, mengaku, antusias bobotoh nonton bareng laga Persib lawan Persija sangat luar biasa.

" Ya, luar biasa, sekarang saya lagi mikir gimana caranya keluar dari Graha Persib sama pulang ke rumah," ujarnya sambil tersenyum yang terlihat gembira karena timnya memenangkan pertandingan.

Tapi memang, kata Jupe, di pertandingan ini, alhamdulillah tiga poin.

"Dilihat dari perjuangan teman-teman di Borneo, di Samarinda, rasanya memang kami layak menang," ujar Jupe.

Jupe menjelaskan, ​kerja keras teman-temannya yang bermain dari mulai babak pertama, tertekan habis-habisan.

"Mulai babak kedua juga, masih saja ditekan habis-habisan, bagaimana caranya (Persija) bisa menyamakan kedudukan. Tapi alhamdulillah teman-teman bisa semua fokus, tetap bisa menjalankan instruksi pelatih seperti apa yang dimau," kata Jupe.

Jadi, menurut Jupe, Persib layak tiga poin dan alhamdulillah bisa melanjutkan tren positif.

Memang dengan kemenangan ini, Persib melanjutkan tren positif tiga tahun tak terkalahkan Persija, tren positif dalam meraih gelar juara, dan mengokohkan posisi puncak klasemen.

"Harapannya di dua pertandingan sisa kita bisa sapu bersih juga," kata dia.

Tentunya dengan sapu bersih dua sisa laga, dipastikan Persib kembali menjadi juara dan cetak rekor hattrick.

​Ketika disinggung, sebelumnya Persib sempat kebobolan terlebih dahulu, terus bisa membalikan keadaan, Jupe mengatakan,  ini bukan pertama kalinya timnya ketinggalan gol terlebih dahulu.

"Jadi memang ini balik lagi, mental, gitu, seperti tahun-tahun sebelumnya di mana kita bisa berhasil juara 2014, 2023, 2024, dan insyaallah nanti mungkin 2025 ini. Ya, harapannya mental ini akan terus lebih baik, lebih baik, lebih baik, dan itu yang pasti akan membawa kita menjadi juara," tuturnya.

Antusias Bobotoh semakin tinggi karena menyambut hattrick, Jupe mengatakan, itu pasti, namun ia berpesan tetap dalam koridor yang sewajarnya, dalam artian dalam hal yang positif.

"Jangan sampai euforianya, antusiasmenya tuh berlebihan ke hal-hal yang negatif. Jadi tetap kawal tim ini, tetap dukung tim ini karena kita masih punya dua pertandingan sisa, yang memang harus dijalankan, dan support terus, dukung terus, doakan terus, kita berjuang sama-sama," ucapnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.