TRIBUNNEWS.COM, PADANG- Empat orang meninggal dunia akibat kecelakaan beruntun di jembatan Padang Besi, Lubuk Kilangan, Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Minggu (10/5/2026).
Selain korban tewas, empat orang lainnya menderita luka-luka.
“Total ada delapan korban dalam kejadian ini. Empat orang meninggal dunia dan empat orang lainnya mengalami luka-luka,” kata Anggota Unit Lantas Polsek Lubuk Kilangan, Bripka Oyon Tanjung.
Berdasarkan data kepolisian, empat korban meninggal dunia seluruhnya berasal dari kendaraan Toyota Rush.
Nama Korban Meninggal Dunia:
Warga setempat menyebut Jhon Effendi dikenal sebagai pemilik dealer mobil bekas yang cukup lama beroperasi di Kota Solok.
“Beliau orang baik. Dealer mobilnya termasuk yang paling lama di Kota Solok,” ujar salah seorang warga.
Selain korban meninggal dunia, polisi juga mencatat empat korban luka-luka.
Nama Korban Luka-Luka:
Selain itu dua orang sopir truk juga terlibat dalam kejadian kecelakaan tersebut dengan nama Abdul Rahman (29) asal Indarung, Padang dan Jasman Rahim (50) asal Pesisir Selatan.
Abdul Rahman merupakan sopir truk Hino yang mengalami rem blong.
Sementara Jasman Rahim sopir truk semen yang juga menjadi korban dan ikut dihantam kendaraan saat tabrakan beruntun.
Satu korban lainnya merupakan pengemudi mobil Pajero yang masih dalam pendataan petugas.
Baca juga: Korban Kecelakaan Beruntun di Padang Bertambah, Warga Sebut Lokasi Kejadian Kerap Terjadi Kecelakaan
Bripka Oyon Tanjung menjelaskan, sebagian besar korban dibawa ke Semen Padang Hospital (SPH).
Sementara satu korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Universitas Andalas (Unand).
“Korban dievakuasi ke rumah sakit setelah kejadian. Sebagian dibawa ke SPH dan satu korban dibawa ke RS Unand,” ujarnya.
Satlantas Polresta Padang melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan penyebab kecelakaan beruntun tersebut.
Polisi memberikan perhatian khusus pada dugaan kegagalan sistem pengereman atau rem blong pada truk Hino yang terlibat.
“Untuk penyebab kecelakaan sementara masih kita dalami. Nanti untuk penyebab pastinya akan kita pastikan kembali setelah proses penyelidikan selesai,” kata Kasat Lantas Polresta Padang, AKP Riwal Maulidinata.
Ia menyebutkan, berdasarkan hasil pendataan sementara terdapat lima kendaraan yang terlibat kecelakaan.
“Sementara dari hasil TKP kita ada lima kendaraan yang terlibat kecelakaan. Apabila ada penambahan jumlah kendaraan yang terlibat akan kami informasikan kembali,” katanya.
Baca juga: 5 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Padang, 3 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
Terkait dugaan penyebab kecelakaan akibat rem blong, pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan hal tersebut.
“Kita belum bisa simpulkan karena masih proses penyelidikan, sehingga nanti kita dalami lagi dan perkembangan akan kami laporkan nantinya,” ujarnya.
Selain itu, sopir truk yang terlibat dalam kecelakaan tersebut juga telah diamankan pihak kepolisian.
“Sopir sendiri sudah diamankan. Saat ini kita amankan di Polsek Lubuk Kilangan,” katanya.
Satu di antara sopir truk yang selamat dalam kejadian tersebut, Jasman (50), menceritakan detik-detik kecelakaan yang melibatkan dua unit truk dan tiga mobil pribadi tersebut.
Saat kejadian, truk pengangkut semen yang dikendarainya turut dihantam oleh truk Hino yang diduga menjadi penyebab kecelakaan.
Menurut Jasman, kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.00 WIB saat kondisi arus lalu lintas di kawasan tersebut masih sepi.
“Kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu kendaraan lagi sepi yang lewat,” kata Jasman kepada TribunPadang.com.
Ia mengatakan, truk yang dikendarainya dihantam dari arah belakang oleh truk Hino tersebut.
“Truk saya dihantam dari belakang oleh truk itu,” jelasnya.
Sebelum tabrakan terjadi, Jasman mengaku sempat mendengar suara klakson panjang dari arah belakang.
Baca juga: Polisi Terapkan Buka Tutup Jalan di Padang Besi Usai Kecelakaan Beruntun Tewaskan Dua Orang
Namun tidak lama kemudian terdengar suara benturan keras dari sejumlah kendaraan.
“Saat mendengar klakson itu, saya dengar dentuman keras. Saat itu saya langsung mengambil arah ke sisi kiri jalan. Mobil saya dihantam bagian kiri,” ujarnya.
Menurut Jasman, truk Hino tersebut baru berhenti setelah menabrak sebuah minibus pengangkut beras.
“Berhenti truk itu setelah menghantam mobil beras,” katanya.
Ia menyebut kecelakaan tersebut diduga truk hino mengalami rem blong.
"Karena truk itu turun dalam kondisi rem blong," jelasnya.
Penulis: Muhammad Iqbal