TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Kondisi jalan rusak di ruas Molobog-Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara (Sulut), terus dikeluhkan masyarakat karena dinilai membahayakan pengguna jalan.
Warga mengungkapkan, kerusakan pada jalur tersebut sudah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa adanya perbaikan berarti dari pemerintah.
Bahkan, beberapa titik disebut telah mengalami kerusakan sejak sekitar tujuh tahun lalu.
Permukaan jalan terlihat retak, sementara di beberapa bagian lain sisi jalan mengalami longsor yang membuat jalur itu semakin rawan untuk dilalui.
Situasi menjadi lebih berbahaya saat malam hari karena minimnya penerangan di sepanjang ruas tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah segera turun tangan melakukan perbaikan karena kondisi jalan itu menyangkut keselamatan dan nyawa para pengguna jalan.
Warga meminta pemerintah tidak menunggu hingga terjadi korban jiwa baru mengambil tindakan.
Keluhan ini juga disampaikan Edwin Mamonto, warga Kecamatan Modayag.
Ia menilai janji perbaikan jalan di jalur Molobog-Modayag selama ini seolah hanya menjadi wacana tanpa realisasi nyata.
"Kami sudah lelah dijanjikan akan diperbaiki. Tapi sampai sekarang tak pernah ada," kata dia, Minggu 10 Mei 2026.
Ia mencontohkan jalan rusak yang ada di desa Lanut, saat hujan akan selalu ada warga yang mengalami kecelakaan.
Bahkan, ibu hamil saja tak mau lewat di jalur Molobog-Modayag.
"Mereka harus memutar lewat jalur Atoga. Tapi jaraknya lebih jauh," katanya.
Dirinya meminta agar Pemkab Boltim dan Pemprov Sulut bisa melakukan perbaikan.
Tak hanya itu, menurutnya para wakil rakyat juga harusnya memberikan perhatian kepada penderitaan masyarakat di Boltim.
"Semoga janji perbaikan segera dituntaskan. Karena kami yang tiap hari merasakan dampak dari jalan rusak ini," tandasnya.
Boltim adalah satu dari 15 kabupaten kota yang ada di Sulut.
Ibu kota dari Boltim adalah Tutuyan.
Jarak Tutuyan ke pusat Kota Manado atau Ibu Kota Provinsi Sulut (Zero Point) adalah sekitar 100 kilometer yang bisa ditempuh dengan berkendara sekitar 3 jam 30 menit tergantung kondisi lalu lintas via jalan Manado-Tomohon-Tomohon-Ratahan-Boltim. (NIE)