Pekan Imunisasi Dunia 2026, Pemprov Maluku: Pentingnya Investasi Kesehatan Jangka Panjang
Mesya Marasabessy May 11, 2026 10:48 AM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Pekan Imunisasi Dunia (PID) 2026 Provinsi Maluku  kembali diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Maluku berkolaborasi dengan Unicef perwakilan Ambon, di Lapangan Pattimura Park, Kota Ambon, Maluku, pada Sabtu (9/5/2026). 

Kegiatan rutin tahunan ini digagas oleh World Health Organization (WHO) bersama Kementerian Kesehatan RI dan UNICEF tahun ini dengan tema "Lengkapi imunisasi sepanjang usia". 

Sementara PID 2026 di Maluku tahun ini mengusung tema “Bebas Penyakit, Maluku Hebat par Maluku pung Bae” dengan slogan “Lindungi Diri, Lindungi Semua, Maluku Hebat”.

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Maluku Sadilie li, UNICEF perwakilan Ambon Henky Widjaja, Ketua PKK Provinsi Maluku Maya Baby Lewerissa, dan jajaran  OPD lingkup Pemprov Maluku. 

Pekan Imunisasi Dunia merupakan momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang peran imunisasi dalam melindungi kesehatan individu maupun komunitas.

Kampanye global ini menegaskan bahwa vaksinasi adalah salah satu intervensi kesehatan paling efektif, aman, dan terbukti mampu mencegah berbagai penyakit menular berbahaya.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Maluku Senin 11 Mei 2026: Sebgaian Wilayah Hujan Ringan dan Berawan

Baca juga: Pemerintah Prioritaskan Pengakuan dan Perlindungan Hak Tanah Ulayat di Indonesia

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, dr. Elna Siturisme Anakota dalam sambutannya berkomitmen untuk menghadapi tantangan imunisasi di masyarakat. 

Ia menjelaskan berbagai tantangan yang terjadi di lingkup masyarakat, membuat pemenuhan imunisasi pada anak-anak tidak lengkap. 

Seperti, rendahnya kesadaran masyarakat hingga kurangnya informasi tentang vaksin imunisasi. 

Menghadapi permasalahan itu, Elna berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dengan melibatkan masyarakat. 

"Karena itu pemerintah provinsi Maluku melalui Dinas Kesehatan Provinsi Maluku terus berkomitmen meningkatkan cakupan imunisasi secara merata, memperkuat pelayanan kesehatan serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program imunisasi," tegasnya. 

Disisi lain, Elna juga memberikan apresiasi kepada tenaga kesehatan, kader dan mitra yang telah bekerja sama untuk melindungi generasi Maluku. 

Menurutnya kegiatan ini bukanlah sebuah rutinitas tahunan, tetapi menjadi pengingat bahwa kebutuhan imunisasi sangat penting pada periode emas anak-anak. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Sadali Ie di Ambon, Minggu, mengatakan pelaksanaan PID 2026 menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi sebagai investasi kesehatan jangka panjang bagi generasi penerus bangsa.

“Pelaksanaan kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya imunisasi,” katanya.

Ia menjelaskan tantangan geografis Maluku sebagai daerah kepulauan dengan 1.422 pulau tidak menjadi penghalang dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang merata dan inklusif bagi seluruh masyarakat.

Menurut dia, PID 2026 juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan kembali kesadaran masyarakat mengenai pentingnya imunisasi sebagai perlindungan optimal bagi seluruh kelompok usia dari berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.

Pemprov Maluku, lanjutnya, juga berkomitmen mendukung transformasi sistem kesehatan nasional, khususnya penguatan layanan primer dengan imunisasi sebagai salah satu intervensi esensial sepanjang siklus kehidupan.

Sadali menambahkan keberhasilan program imunisasi membutuhkan kerja keras, inovasi, ketangguhan, serta kolaborasi lintas sektor yang kuat agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat di wilayah sulit diakses.

“Saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan, kader, dan para mitra, yang terus bekerja tanpa lelah menjangkau masyarakat hingga ke wilayah terpencil, terluar, dan sulit dijangkau,” katanya.

Melalui momentum PID 2026, Pemprov Maluku mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan cakupan imunisasi, memperluas edukasi kepada masyarakat. 

Dengan memperkuat sistem pelayanan hingga tingkat desa dan dusun, serta mengoptimalkan peran tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat dalam membangun kepercayaan publik terhadap imunisasi. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.