TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Polisi ungkap motif wanita inisial MTH (39) di Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) nekat aniaya kerabatnya hingga tewas inisial NR (65), Senin (11/5/2026).
Pelaku sempat membakar kamar korban, lalu meninggalkan rumah dalam keadaan terkunci.
Awalnya polisi mendatangi rumah korban karena menerima laporan adanya kejadian kebakaran rumah.
Baca juga: Oknum Polwan di Maluku Digrebek Suaminya saat Bersama Pria Lain di Malam Hari
Baca juga: Terpilih Jadi Sapi Kurban Presiden, Sapi Blecki di Polman Dimandikan 2 Kali Sehari
Korban ditemukan terbakar, mendapat luka benda tumpul di bagian kepala, hingga menimbulkan kecurigaan.
Polisi yang menyelidiki kasus ini berhasil mengungkap jika korban NR dianiaya hingga tewas lalu rumahnya dibakar.
"Motifnya karena pelaku tersinggung, dengan ucapan korban, dibilangin selalu datang berutang," kata Kasatreskrim Polres Majene, AKP Fredy saat jumpa pers.
Dia menjelaskan motif dibalik kejadian ini karena pelaku tersinggung dengan ucapan korban.
Di hari kejadian, pelaku datang ke rumah korban untuk klarifikasi soal pinjaman uang.
Pelaku berpesan kepada korban agar tidak cerita jika pelaku datang mau pinjam uang.
AKP Fredy menyebut pelaku dan korban sempat diskusi di ruang tamu hingga pelaku emosi.
"Karena korban berujar dengan suara keras, kamu selalu kesini mau berutang padahal kita tidak saling kenal," ungkapnya.
Pelaku yang tersulit emosi lalu ke dapur dan mengambil batu ulekan, hingga menganiaya korban.
Korban mendapat hantaman batu ulekan pada bagian kepala, dan sempat teriak minta pertolongan.
Pelaku kembali memukul kepala korban hingga tewas, lalu membiarkannya terbaring di dalam kamar.
"Pelaku panik lalu masuk ke dapur membakar tissu yang kemudian diletakkan dalam kamar bersama pakaian daster," lanjut AKP Fredy.
Pelaku lalu meninggalkan rumah dengan mengunci, kunci itu sempat pula dibuang pelaku ke semak-semak.
Polisi menyelidiki kasus ini berhasil menangkap pelaku, serta mengamankan sejumlah barang bukti.
Seperti batu ulekan, jam tangan, sepeda motor, handphone dan pakaian dres warna hitam.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli