Diikuti 55 Peserta, Seleksi Paskibraka Tingkat Pusat dan Provinsi Bangka Belitung Dimulai
Ardhina Trisila Sakti May 11, 2026 03:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Babel) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) melakukan seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) untuk tingkat pusat dan Provinsi Babel di Aula kantor BKPSDMD Pemprov Babel, Senin (11/5/2026).

Para calon Paskibraka terlihat berbaris tegap dengan mengenakan seragam sekolah masing-masing.

Sejak memasuki pintu lobi, mereka tampak berjalan tertib dan berbaris rapi hingga menuju ruang tengah seleksi.

Kabid Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa, Kesbangpol, Azami mengatakan seleksi bakal dilakukan selama lima hari.

Peserta seleksi berasal dari kabupaten/kota berjumlah total 55 orang. Dari jumlah tersebut, bakal dipilih 30 peserta untuk tingkat Paskibraka Provinsi. Serta tiga pasang peserta, terdiri dari tiga putri dan tiga putra, untuk mengikuti seleksi tingkat pusat.

"Jadi ini hari pertama seleksi yang dimulai dari tanggal 11-15 Mei seleksinya, ada tim seleksi dari berbagi instansi dari TNI/Polri," kata Azami kepada Bangkapos.com, Senin (11/5/2026) di sela acara 

Ia mengatakan pengumuman hasil seleksi akan dilakukan pada 15 Mei 2026 mendatang, sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan.

"Seleksi dilakukan dengan melihat tinggi badan, tes samapta, kepribadian, Pancasila, wawasan kebangsaan. Hingga intelegensia umum. Semua sudah ada panduan terkait aspek yang diseleksi," ujarnya.

Dia berharap seluruh tahapan seleksi dapat berjalan lancar. Sehingga menghasilkan peserta terbaik untuk Paskibraka tingkat provinsi maupun yang akan mewakili Babel di ajang nasional.

Tim Seleksi Paskibraka Provinsi, Iptu Denni Pratama didampingi Lettu Arh M. Aritonang mengatakan, seleksi dilakukan dengan melihat sejauh mana para peserta mampu mengimplementasikan kemampuan dan kedisiplinan. Sehingga tercipta keseragaman dalam proses penilaian.

Ia juga mengingatkan para peserta untuk menjaga kesehatan dan tetap semangat selama mengikuti tahapan seleksi.

"Sejauh mana, mereka bisa mengimplementasikan sehingga pada seleksi ada keseragaman," kata Denni Pratama.

Menurutnya, seluruh penilaian dipastikan objektif dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan, tanpa adanya intervensi dan lobi-lobi.

"Setiap penilaian dimonitor melalui aplikasi transparansi Paskibraka. Sehingga dapat dipantau langsung oleh para peserta. Insya Allah tidak ada lobi-lobi, karena seluruh proses dilakukan secara transparan," tutupnya.

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.