TRIBUNTRENDS.COM - Mahasiswa Program Magister Teknik Lingkungan Institut Teknologi Bandung, Arief Wibisono (25), akhirnya ditemukan selamat setelah sebelumnya dilaporkan hilang saat turun dari Gunung Puntang, Kabupaten Bandung, pada Sabtu sore (9/5/2026).
Kabar ditemukannya Arief menjadi angin lega bagi keluarga dan seluruh pihak yang sejak awal terus memantau proses pencarian.
Informasi tersebut dikonfirmasi langsung oleh Direktur Komunikasi dan Humas ITB, N. Nurlaela Arief, berdasarkan laporan dari Basarnas, relawan, serta unsur terkait lainnya.
Arief diketahui ditemukan warga di kawasan Desa Leuweung Malang pada Senin (11/5/2026) setelah sempat hilang kontak selama dua hari.
Proses pencarian sebelumnya melibatkan berbagai unsur gabungan yang terus menyisir area sekitar jalur Gunung Puntang.
Penemuan Arief dalam kondisi selamat pun disambut penuh rasa syukur oleh banyak pihak.
Baca juga: Kronologi Pendaki Singapura Meninggal di Gunung Dukono, Tubuh Tertimpa Batu Vulkanik
“Kabar tersebut disambut rasa syukur oleh keluarga, dosen, rekan-rekan, dan sivitas akademika ITB yang sejak awal terus mengikuti perkembangan proses pencarian,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin.
Peristiwa ini sempat menjadi perhatian publik, terutama di lingkungan kampus dan komunitas pecinta alam di Bandung.
Dukungan serta doa terus mengalir selama proses pencarian berlangsung hingga akhirnya kabar baik itu datang pada Senin pagi.
Kini kondisi Arief masih terus dipantau setelah berhasil ditemukan dan dievakuasi dengan selamat.
Sebelumnya, Arief dilaporkan hilang di jalur pendakian Gunung Puntang via Pasir Kuda, Desa Mekarjaya, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung Ade Dian Permana mengatakan, Arief mendaki bersama dua rekannya pada Sabtu pagi.
Rombongan memulai pendakian sekitar pukul 07.45 WIB menuju Puncak Mega dan tiba sekitar pukul 12.00 WIB.
“Setelah beristirahat selama kurang lebih satu jam, rombongan memutuskan turun menuju basecamp Gunung Puntang,” kata Ade.
Namun, saat perjalanan turun, Arief berjalan lebih dulu meninggalkan kedua rekannya.
Ketika dua rekannya tiba di basecamp sekitar pukul 16.00 WIB, Arief belum juga kembali.
Baca juga: Identitas Pendaki Tewas Erupsi Gunung Dukono Terungkap, Dua WNA Singapura Jadi Korban
Pencarian awal dilakukan secara mandiri bersama ranger basecamp hingga pukul 22.00 WIB, namun korban belum ditemukan.
Kantor SAR Bandung kemudian mengirimkan tim rescue untuk melakukan pencarian bersama unsur SAR gabungan.
Tim yang terlibat terdiri dari Basarnas, Brimob, relawan, hingga ranger Pasir Kuda.
“Tim rescue Kantor SAR Bandung diberangkatkan untuk melaksanakan asesmen dan pencarian bersama unsur SAR gabungan yang telah berada di lokasi,” ujar Ade.
Pencarian dilakukan dengan menyisir sejumlah jalur di kawasan Gunung Puntang hingga akhirnya Arief ditemukan dalam kondisi selamat.
(TribunTrends/Kompas)