Teheran, Iran (ANTARA) - Sebuah jet tempur Lockheed Martin F-35 Lightning II Angkatan Udara AS mengeluarkan sinyal darurat 7700 pada Senin (11/5) pagi saat terbang di atas Teluk Oman, demikian dilaporkan kantor berita semi-resmi Fars.

Laporan itu menyebutkan bahwa setelah mengirimkan kode darurat, jet tempur tersebut mengubah rutenya menuju Uni Emirat Arab dan mendarat di Pangkalan Udara Al Dhafra di negara Arab tersebut.

Pesawat itu menjadi jet tempur Angkatan Udara AS kedua yang mengirimkan sinyal darurat saat terbang di atas Teluk Oman dalam 24 jam terakhir.

Sebelumnya pada Minggu (10/5) pagi, kantor berita semiresmi Iran, Tasnim, melaporkan sebuah jet tempur Lockheed Martin F-35 Lightning II milik Angkatan Udara AS mengirimkan sinyal darurat 7700 saat terbang di atas teluk tersebut.

Dalam insiden terpisah pada Selasa (5/5), dua pesawat terbang milik Angkatan Udara AS, yaitu KC-135R Stratotanker dan Boeing KC-46 Pegasus, yang melaksanakan operasi di kawasan Teluk, mengirimkan sinyal darurat 7700, lapor Tasnim.

Mengutip data pelacakan penerbangan dan laporan regional, kantor berita itu menguraikan bahwa KC-135 Stratotanker dilaporkan mengalami situasi darurat saat terbang di atas teluk tersebut dan Selat Hormuz serta mengirimkan sinyal darurat sebelum menghilang dari radar.

Menurut Tasnim, Boeing KC-46 Pegasus mengirimkan kode itu saat terbang di wilayah udara Arab Saudi dalam perjalanannya kembali ke Tel Aviv, Israel.