Tolak Pembangunan Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Tanah Sareal Kota Bogor, Warga Ungkap Alasannya
khairunnisa May 12, 2026 07:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Rencana pembangunan tempat pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor diwarnai penolakan dari warga.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Selasa (12/5/2026), spanduk-spanduk penolakan dipasang warga di sejumlah titik.

Menggunakan spanduk bekas, spanduk-spanduk itu diberi tulisan cat semprot dengan berbunyi 'tolak PSEL'.

Bahkan spanduk-spanduk ini ada yang dipasang agak jauh dari lokasi rencana pembangunan PSEL tersebut.

Seperti diantaranya di kawasan pinggir sungai wilayah kawasan Jalan Kampung Munjul, Kayumanis.

Salah satu warga sekitar, Tohir (48), mengatakan bahwa dirinya juga menolak pembangunan PSEL ini karena kampungnya bakal dilintasi jalur distribusi sampah.

"Makanya ini (spanduk penolakan) dipasang di sini, kan kan nanti jalurnya lewat sini, sepanjang pinggir Kali Ciangke," kata Tohir kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (12/5/2026).

Kekhawatiran bau jadi alasan Tohir ikut menolak pembangunan PSEL ini.

Apalagi Tohir mendengar bahwa bakal ada ribuan ton sampah yang diproses dan diangkut tiap hari jika PSEL sudah beroperasi.

"Gak kebayang bagaimana truknya lewat, cecerannya, baunya," kata Tohir.

"Otomatis penyakit, lalat-lalat dari ceceran-ceceran dari truk," imbuh.

Menurut Tohir, ada banyak warga lainnya yang juga menolak pembangunan PSEL ini.

Karena ada beberapa wilayah kampung lain yang juga dilintasi jalur distribusi sampah ini.

"Banyak yang nolak juga. Kalau sampai kejadian pembangunan, dadi kampung sebelah juga mau demo, gak setuju gitu," ungkapnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.