TRIBUNGORONTALO.COM – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,1 mengguncang wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (12/5/2026) malam.
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 22.14 WIB atau 23.14 Wita.
Pusat gempa berada di koordinat 9,33 Lintang Selatan dan 124,22 Bujur Timur, tepatnya sekitar 44 kilometer barat laut Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT.
Gempa tersebut berada pada kedalaman 24 kilometer.
Baca juga: Menteri HAM Soroti Pembubaran Nobar Film Pesta Babi di Kampus
BMKG menyampaikan informasi awal ini mengutamakan kecepatan sehingga hasil pengolahan data masih dapat berubah seiring kelengkapan data yang masuk.
Wilayah NTT sendiri dikenal sebagai salah satu daerah yang rawan aktivitas gempa bumi karena berada di kawasan pertemuan sejumlah lempeng aktif.
Secara geologis, wilayah ini dipengaruhi aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia dan Eurasia, serta sejumlah sesar aktif di kawasan Flores dan Timor.
Kondisi tersebut membuat aktivitas gempa bumi cukup sering terjadi di wilayah NTT, baik dalam skala kecil maupun besar.
Gempa dengan magnitudo 2,1 tergolong gempa kecil dan umumnya tidak menimbulkan kerusakan signifikan.
Namun, kedalaman gempa yang berada di 24 kilometer membuat getaran masih berpotensi dirasakan lemah di beberapa wilayah sekitar pusat gempa, terutama jika kondisi tanah lunak.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.
Warga juga diminta selalu memantau perkembangan informasi resmi melalui kanal BMKG.
Selain itu, masyarakat diingatkan untuk memahami langkah mitigasi bencana gempa bumi, seperti menghindari bangunan retak saat gempa terjadi, melindungi kepala, dan segera menuju area terbuka apabila getaran terasa kuat.
Baca juga: SMK Tridharma Gorontalo Siapkan Kuota 180 Siswa Baru, Pendaftaran Masih Didominasi Jalur Offline
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk memastikan kondisi bangunan tempat tinggal tetap aman dan tahan terhadap risiko gempa bumi.
Masyarakat diharapkan tetap waspada namun tidak panik menghadapi aktivitas gempa yang terjadi.
Informasi resmi terkait perkembangan gempa dapat dipantau melalui website dan media sosial resmi BMKG. (*)