TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu bersama PT SAA yang bergerak di sektor perkebunan sawit di wilayah Kecamatan Long Hubung telah mencapai titik temu dalam pembahasan kerja sama dengan masyarakat.
Kesepakatan ini mencakup sejumlah poin penting yang sebelumnya menjadi bahan diskusi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan kelompok masyarakat terkait.
Sekretaris Daerah Mahakam Ulu, Stephanus Madang, menyampaikan bahwa proses dialog sudah berjalan konstruktif hingga menghasilkan pemahaman bersama mengenai arah kerja sama ke depan pada Senin (11/5/2026) lalu.
Salah satu kesepakatan yang dibahas adalah kemampuan PT SAA dalam mengakomodasi skema pembagian 80-20 sesuai kapasitas investasi yang dimiliki perusahaan.
Untuk skema kerja sama perorangan, masih dimungkinkan adanya fleksibilitas yang bahkan dapat melampaui pola 30-70 sesuai kondisi dan kesepakatan di lapangan.
Baca juga: Ketua NU Mahulu Ajak Tokoh Agama Perkuat Kesadaran Politik Masyarakat
Pemerintah daerah menegaskan bahwa proses implementasi kesepakatan ini masih memerlukan waktu dan tahapan sehingga masyarakat diminta untuk bersabar.
Menurut Stephanus, proses pembahasan yang berlangsung selama ini menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi yang sehat antara perusahaan dan masyarakat agar kerja sama dapat berjalan berkelanjutan.
PT SAA juga dinilai telah menunjukkan keterbukaan dalam menjelaskan kemampuan dan rencana investasi kepada pemerintah serta masyarakat setempat.
“Saya anggap jika sudah tanda tangan MoU artinya kita sudah pada satu titik yang disepakati untuk panjang jalan yang sudah kita bahas, tinggal implementasi saja ke depan," tegas Stephanus pada Rabu (13/5/2026).
Implementasi Tinggal Menunggu Pelaksanaan
Dengan adanya MoU tersebut, pemerintah daerah menilai bahwa kesepakatan sudah berada pada jalur yang jelas dan tinggal menunggu pelaksanaan di lapangan.
Baca juga: Bappelitbangda Mahulu Targetkan Desa Maju Tercapai Menyeluruh pada Periode 2026
Ke depan, diharapkan kerja sama ini dapat memperkuat hubungan antara masyarakat, terutama di daerah seputaran Long Hubung, dan PT SAA serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih baik bagi Kabupaten Mahakam Ulu.
Pemerintah daerah juga berharap investasi sektor perkebunan sawit dapat berjalan seimbang dengan kepentingan masyarakat lokal sehingga mampu membuka peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan warga sekitar.
Selain itu, pelaksanaan kerja sama diharapkan tetap memperhatikan aspek sosial dan keberlanjutan agar tidak memunculkan persoalan baru di kemudian hari. (*)