TRIBUNMANADO.CO.ID,SULUT- Sepak bola Sulawesi Utara mencatat capaian bersejarah pada musim 2025/2026.
Untuk pertama kalinya, dua klub asal Sulut dipastikan tampil di putaran nasional Liga 4 Piala Presiden.
Kepastian itu tertuang dalam surat resmi PSSI Nomor 2253/PGD/216/V-2026 terkait penetapan peserta putaran nasional Liga 4 Piala Presiden 2025/2026.
Baca juga: Ini 3 Klub Calon Lawan Persma Manado di Liga 4 Nasional, Masuk Grup E
Dua tim yang akan mewakili Sulawesi Utara yakni Persma 1960 Manado dan Bolsel FC.
Keberhasilan ini disebut tak lepas dari peran dan komunikasi intens yang dilakukan Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), dengan berbagai pihak terkait sepak bola nasional.
Staf Khusus Gubernur Bidang Olahrga Christian Yokung mengatakan langkah lobi yang dilakukan YSK dinilai menjadi angin segar bagi perkembangan sepak bola di Bumi Nyiur Melambai.
Pasalnya, selama ini Sulawesi Utara belum pernah memiliki dua wakil sekaligus di putaran nasional Liga 4 Piala Presiden.
"Masuknya Persma 1960 Manado dan Bolsel FC menjadi sinyal kebangkitan sepak bola Sulut setelah sekian lama minim representasi di level nasional," jelasnya
Menurutnya Pemerintah Provinsi Sulut juga dinilai menunjukkan komitmen dalam mendukung pengembangan olahraga, khususnya sepak bola, agar kembali berjaya dan mampu bersaing di tingkat nasional.
Kehadiran dua klub Sulut di putaran nasional tak hanya menjadi kebanggaan bagi tim dan manajemen, tetapi juga masyarakat Sulawesi Utara.
"Momentum ini membuka peluang bagi pemain-pemain muda daerah untuk tampil dan menunjukkan kualitas di panggung nasional," jelasnya
Selain itu Christian Yokung menilai antusiasme publik sepak bola Sulut pun mulai meningkat menyambut kiprah Persma 1960 Manado dan Bolsel FC di Liga 4 Piala Presiden Nasional.
Kini harapan besar tertuju kepada kedua tim agar mampu tampil maksimal dan membawa harum nama Sulawesi Utara di kompetisi nasional.
"Dengan dukungan pemerintah daerah dan masyarakat, sejarah baru sepak bola Sulut mulai terbuka menuju masa depan yang lebih kompetitif," jelasnya. (REN)