TRIBUNTRENDS.COM - Tudingan yang menyebut Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, memiliki 35 dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ramai beredar di media sosial dalam beberapa hari terakhir.
Isu tersebut muncul seiring aktivitas Markarius yang kerap terlihat meninjau dapur MBG hingga distribusi makanan ke sekolah-sekolah.
Namun, Markarius dengan tegas membantah tudingan tersebut dan menyebut informasi yang beredar sebagai hoaks.
Baca juga: 41 Dapur MBG di Situbondo Mangkrak, Investor Ngaku Kehabisan Dana, Satgas Ngamuk: Kami Akan Tindak
Markarius Anwar mengatakan tuduhan dirinya mengelola puluhan dapur MBG tidak masuk akal jika dilihat dari kebutuhan biaya operasional program tersebut.
Ia menilai narasi yang berkembang di media sosial berpotensi menyesatkan publik dan memunculkan persepsi keliru terhadap keterlibatannya dalam program MBG.
Meski membantah memiliki puluhan dapur MBG, Markarius mengakui namanya memang tercatat sebagai pembina di sejumlah yayasan dan lembaga sosial sejak sebelum program Makan Bergizi Gratis berjalan.
Namun setelah menjabat sebagai Wakil Wali Kota, ia mengaku tidak lagi terlibat aktif dalam pengelolaan operasional yayasan tersebut.
“Yayasan tersebut saat ini memiliki dua dapur MBG, yang dijalankan secara mandiri. Saya hanya sebatas pembina. Jadi, saya bukan pemilik atau pengelola,” jelasnya.
Baca juga: BGN Izinkan Siswa Request Menu MBG, Dadan Hindayana: SPPG Kini Wajib Tanya Keinginan Anak
Markarius menduga tudingan itu muncul karena dirinya cukup aktif turun langsung ke lapangan untuk memantau pelaksanaan program MBG di berbagai sekolah maupun dapur penyedia makanan.
Kegiatan tersebut kerap diunggah melalui media sosial pribadinya sehingga memunculkan asumsi bahwa seluruh dapur MBG berada di bawah kendalinya.
“Saya memang sering turun meninjau dapur MBG dan sekolah-sekolah. Kegiatan itu saya posting ke media sosial. Namun, muncul anggapan seolah-olah saya menguasai semuanya,” ujarnya.
Menurutnya, kunjungan lapangan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan pemerintah daerah agar pelaksanaan program berjalan sesuai standar.
Sebagai Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius menegaskan dirinya akan tetap fokus melakukan pengawasan terhadap kualitas dapur MBG dan makanan yang diberikan kepada para siswa.
Ia ingin memastikan program tersebut benar-benar memberikan dampak positif terhadap kesehatan dan pemenuhan gizi anak-anak sekolah.
“Fokus saya sekarang memastikan seluruh dapur MBG di Kota Pekanbaru memenuhi standar kelayakan dan makanan yang diterima anak-anak benar-benar berkualitas,” katanya.
Menurutnya, pengawasan langsung di lapangan penting dilakukan agar program MBG tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat bagi peserta didik.
***
(TribunTrends/Kompas)