Mulai dari pohon tumbang menimpa motor di Jalan Sam Ratulangi, banjir bandang di Bone Bolango hingga banjir terjang sejumlah rumah di Batudaa.
Suasana duka menyelimuti pemakaman Maisir Rawani Bahu (49), korban meninggal dunia akibat tersambar petir saat memancing di Kota Gorontalo, Kamis (14/5/2026) sore.
Jenazah almarhum dimakamkan di Desa Tingkohubu, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 09.00 Wita.
Sejak pagi, rumah duka hingga area pemakaman dipadati pelayat yang datang mengenakan pakaian putih. Banyaknya warga dan kerabat membuat suasana di sekitar lokasi tampak sesak.
Para pelayat terdiri dari keluarga, rekan kerja, teman kantor, hingga sahabat lama almarhum.
Baca Selengkapnya
Hujan deras yang mengguyur Kota Gorontalo pada Jumat sore (15/5/2026) menyebabkan sebuah pohon besar tumbang di Jalan Sam Ratulangi, tepat di jalur menuju Pasar Sentral.
Ini adalah jalur vital di Kelurahan Limba U I, Kota Selatan, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Dari pantauan di lokasi sekitar pukul 15.15 Wita, pohon berukuran besar itu roboh hingga menimpa satu unit sepeda motor Honda Beat milik warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Baca Selengkapnya
Sebuah motor tertimpa pohon tumbang di Jalan Sam Ratulangi, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada Jumat (15/05/2026) siang.
Hujan deras mengguyur Kota Gorontalo sejak Jumat pukul 13.00 Wita. Hingga kini, hujan terus mengguyur.
Akibat tingginya curah hujan, air meluap dari drainase ke jalan-jalan di Kota Gorontalo.
Tak hanya itu, sebuah pohon tumbang di Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Limba U I, Kecamatan Kota Selatan pada 14.40 Wita
Pohon tersebut menimpa sebuah sepeda motor honda beat warna hitam yang terpakir di bawahnya.
Sepeda motor yang tertimpa pohon tersebut bernomor polisi DM 2750 JL.
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat kejadian pemiliknya sedang berteduh dari hujan
Warga dan petugas terkait sedang mengevakuasi pohon yang tumbang tersebut.
Baca Selengkapnya
Banjir mendadak menerjang permukiman warga di Desa Barakati, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo, Jumat (15/5/2026) sore.
Peristiwa tersebut terekam dalam siaran langsung Facebook milik Erni Mahmud yang memperlihatkan kondisi air bah mulai mengarah ke rumah-rumah warga.
Dalam video itu, suasana tampak mencekam ketika debit air terus meningkat dari arah belakang dan samping rumah warga.
Erni yang sedang melakukan siaran langsung terdengar panik saat menjelaskan lokasi kejadian kepada warganet.
Baca juga: Sebuah Motor Tertimpa Pohon Tumbang di Jalan Samratulangi Kota Gorontalo
Baca Selengkapnya
Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo mulai memperkuat arah pembangunan pendidikan berbasis karakter melalui konsep Make Up School dan program Kota sebagai Ruang Belajar 2026.
Konsep tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Gorontalo, Husin Ali, saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, Jumat (15/5/2026).
Menurut Husin, konsep Make Up School bukan sekadar memperbaiki tampilan fisik sekolah, tetapi menjadi gerakan membangun budaya pendidikan yang lebih tertata, disiplin, sehat, dan manusiawi.
“Sekolah bukan hanya tempat belajar formal, tetapi ruang membentuk karakter, cara berpikir, dan budaya generasi muda,” ujar Husin.
Baca juga: Breaking News: Banjir Menerjang Permukiman di Batudaa Gorontalo, Warga Panik!
Baca Selengkapnya
Duka mendalam masih dirasakan keluarga almarhum Maisir Rawani Bahu (49), korban meninggal dunia akibat tersambar petir saat memancing di area Kolam Pancing, Kelurahan Buladu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, Kamis (14/5/2026) sore.
Di tengah suasana duka, adik korban, Nurainun Bahu alias Mei (44), menceritakan detik-detik dirinya menerima kabar duka hingga kenangan terakhir bersama sang kakak yang masih membekas di ingatannya.
Mei menjelaskan, almarhum merupakan anak pertama dari lima bersaudara, sementara dirinya adalah anak keempat dalam keluarga tersebut.
Ia mengaku pertama kali mendapat informasi sekitar pukul 16.30 Wita.
Baca Selengkapnya
Hujan deras yang mengguyur wilayah Gorontalo pada Jumat (15/5/2026) menyebabkan sejumlah rumah warga di Desa Iloheluma, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango terendam banjir.
Air mulai masuk ke permukiman warga sejak sore hari usai hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut selama beberapa jam.
Dari informasi yang diterima Tribun Gorontalo, genangan air terlihat cukup deras memasuki rumah-rumah warga yang berada di dataran rendah.
Dalam video yang diterima, sejumlah warga tampak sibuk mengevakuasi barang-barang rumah tangga agar tidak ikut terendam air.
Baca Selengkapnya
(*/Redaksi)