Ini Upaya Digitalisasi Diskop Dan UKM Bali Untuk Eksistensi UMKM, Satu Di Antaranya Program TUMBUH
Putu Dewi Adi Damayanthi May 16, 2026 10:03 AM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR — Dinas Koperasi dan UKM Bali meluncurkan berbagai inisiatif strategis untuk mendorong digitalisasi bagi para pelaku usaha dan koperasi. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Kadiskop dan UKM Bali, Try Arya Dhyana Kubontubuh ketika dikonfirmasi pada Jumat 15 Mei 2026. 

Lebih lanjutnya, ia mengatakan upaya digitalisasi mencakup penyediaan platform data, pelatihan kompetensi digital, hingga program pendampingan intensif. 

Berikut adalah beberapa program digitalisasi yang telah dijalankan di antaranya, peningkatan kompetensi SDM (Diklat & Workshop), fokus pada penguatan kemampuan teknis pelaku usaha agar lebih adaptif di ruang digital. 

Baca juga: Akad Massal KUR 1.000 UMKM Kreatif Bali, Pusat Perluas Akses Pembiayaan dan Digitalisasi

"Diklat content creator, diselenggarakan untuk melatih pelaku UMKM dalam membuat konten promosi yang berkualitas di media sosial Instagram, TikTok. Pembekalan digitalisasi wirausaha, bekerja sama dengan institusi pendidikan (seperti Primakara University), program ini memberikan pelatihan dasar mulai dari pengelolaan keuangan digital hingga penggunaan QRIS untuk sistem pembayaran," jelasnya. 

Selain itu juga dilakukan program inkubasi dan pendampingan, yang merupakan langkah konkret untuk membimbing UMKM dan koperasi naik kelas. 

Di antaranya Inkubasi Hijau, program dengan fokus pada hilirisasi inovasi dan jejaring usaha berkelanjutan. 

Peserta mendapatkan mentoring intensif dan validasi model bisnis. 

Lalu dengan kemitraan dengan platform digital, kerja sama dengan platform seperti Kooperasi.com untuk menyediakan alat digitalisasi operasional, mulai dari manajemen anggota hingga akses pembiayaan melalui perbankan.

Program Transformasi Usaha Menuju Bisnis Unggul & Hijau (TUMBUH) juga dilakukan untuk mendukung digitalisasi, sebagai langkah strategis dalam mendorong pelaku UMKM Bali agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, memperluas pasar, serta membangun usaha yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi. 

Program TUMBUH dirancang sebagai ruang transformasi bagi UMKM untuk naik kelas melalui penguatan kapasitas digital, kreativitas, dan inovasi usaha. 

"Melalui program ini, pelaku usaha tidak hanya diberikan pendampingan konvensional, tetapi juga diperkenalkan dengan berbagai pendekatan baru yang relevan dengan perkembangan ekonomi digital dan tren industri pariwisata global," bebernya. 

Salah satu fokus utama program TUMBUH adalah pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung pengembangan usaha. 

Pelaku UMKM diajak memahami bagaimana teknologi AI dapat membantu proses pemasaran, pembuatan konten digital, pengelolaan bisnis, hingga membaca tren pasar secara lebih cepat dan efektif. 

Dengan pendekatan ini, UMKM Bali diharapkan mampu menjadi lebih adaptif, kreatif, dan kompetitif di era digital. 

TUMBUH juga membuka peluang baru melalui pelatihan menjadi affiliate creator dan affiliate seller pada berbagai platform digital. 

Program ini memberikan pemahaman kepada generasi muda dan pelaku UMKM tentang bagaimana membangun pendapatan melalui ekosistem digital, promosi produk lokal, hingga strategi personal branding yang mampu meningkatkan penjualan produk UMKM Bali secara lebih luas. 

Sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi dan keberlanjutan usaha, program ini turut menghadirkan kompetisi UMKM unggulan yang memberikan penghargaan kepada pelaku usaha dengan produk-produk ramah lingkungan (green product), berorientasi keberlanjutan, serta memiliki dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat. 

Kompetisi ini diharapkan mampu mendorong lahirnya lebih banyak UMKM hijau di Bali yang sejalan dengan arah pembangunan ekonomi berkelanjutan dan penguatan citra Bali sebagai destinasi pariwisata berbasis budaya dan lingkungan. 

"Melalui TUMBUH Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali ingin membangun ekosistem kewirausahaan baru yang kolaboratif, inovatif, dan berkelanjutan, sehingga UMKM Bali tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu tumbuh menjadi kekuatan ekonomi masa depan Bali," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.