Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Sebanyak 150 guru Bimbingan dan Konseling (BK) serta wali kelas tingkat SD dan SMP dari 29 kecamatan di Kabupaten Serang mengikuti Pelatihan Konseling Sekolah Anti Kekerasan Seksual di Global Indonesia School, Desa Pelamunan, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan tersebut diprakarsai oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Serang.
PGRI merupakan organisasi profesi, ketenagakerjaan, dan perjuangan yang mewadahi para guru dan tenaga kependidikan di seluruh Indonesia.
Baca juga: Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Unpad, Guru Besar Diduga Jadi Pelaku dan Kini Diselidiki Polisi
Ketua PGRI Kabupaten Serang, Janjusi, mengatakan pelatihan tersebut digelar karena kasus kekerasan seksual di Kabupaten Serang, khususnya di lingkungan pendidikan, masih tergolong tinggi.
Sebagai bentuk respons dan upaya pencegahan, pihaknya terus melakukan advokasi kepada tenaga pendidik melalui berbagai program dan kegiatan berkelanjutan.
“Kami terus menyampaikan kepada para guru agar mampu melakukan mitigasi terhadap hal-hal yang berpotensi memicu terjadinya kekerasan seksual, baik yang dilakukan peserta didik maupun oknum di lingkungan pendidikan,” ujar Janjusi kepada wartawan.
Ia menjelaskan, pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kemampuan guru BK serta wali kelas agar mampu memberikan layanan konseling yang efektif dan tepat sasaran kepada siswa.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan memiliki keterampilan dalam melakukan pencegahan terhadap tindak kekerasan seksual di lingkungan sekolah.
“Setiap sekolah diharapkan dapat menjadi lingkungan yang nyaman, kondusif, aman, serta mendukung proses tumbuh kembang dan pembelajaran bagi seluruh peserta didik,” jelas Janjusi.