Daftar Pengalihan dan Rekayasa Lalu Lintas Jalan saat Bandoeng 10K, Minggu Pagi
Rheina Sukmawati May 16, 2026 03:11 PM

TRIBUNJABAR.ID - Sejumlah ruas jalan di Kota Bandung mengalami pengalihan dan rekayasa lalu lintas saat acara lari Bandoeng 10K, Minggu (17/5/2026) pagi.

Bandoeng 10K merupakan acara lari berskala nasional yang diselenggarakan oleh bank bjb bersama Harian Kompas.

Konsep dari acara lari Bandoeng 10K adalah memadukan olahraga lari dengan pelestarian budaya dan gaya hidup sehat di Kota Bandung.

Pada penyelenggaraan tahun keduanya ini, Bandoeng 10K mengusung tema "Bandung Bercerita".

Dilansir dari Instagram resmi @humas_bandung, beberapa ruas jalan mengalami pengalihan dan rekayasa lalu lintas selama acara berlangsung.

Berikut adalah informasi pengalihan dan rekayasa lalu lintas selama Bandoeng 10K:

• Sepanjang Jalan Naripan (dialihkan)
Waktu: 23.00-05.30 WIB

• Simpang 5 Asia Afrika (direkayasa)
Waktu: 05.00-05.30 WIB

Baca juga: Ini Rute Kirab Minangkala Tatar Sunda dan Lari Bandoeng 10k di Bandung, Polisi Siapkan Pengamanan

• Simpang ABC-Jalan Otto Iskandardinata (dialihkan)
Waktu: 05.00-05.30 WIB

• Jalan Sudirman-Jalan Gardujati (dialihkan)
Waktu: 05.00-05.45 WIB

• Simpang Kebon Jati-Pasir Kaliki (direkayasa)
Waktu: 05.00-05.45 WIB

• Jalan Kebon Kawung-HOS Cokroaminoto (dialihkan)
Waktu: 05.00-05.45

• Jalan Dr.Cipto-Jalan Pajajaran (direkayasa)
Waktu: 05.00-06.00 WIB

• Jalan Cihampelas-Jalan Wastukencana (dialihkan)
Waktu: 05.00-06.00 WIB

• Jalan Wastukencana-LLRE Martadinata (direkayasa)
Waktu: 05.00-06.15 WIB

• Jalan LLRE Martadinata-Jalan Merdeka (dialihkan)
Waktu: 05.00-06.45 WIB

• Jalan Purnawarman-Jalan Ranggagading (dialihkan)
Waktu: 05.00-06.15 WIB

• Jalan Ranggagading-Sawunggaling (dialihkan)
Waktu: 05.00-06.30 WIB

• Jalan Sulanjana-Ranggamalela (direkayasa)
Waktu: 05.00-06.30 WIB

• Jalan H. Juanda-Jalan Sulanjana (dialihkan)
Waktu: 05.00-06.45 WIB

• Jalan Aceh-Jalan Merdeka (dialihkan)
Waktu: 05.00-06.45 WIB

• Taman Vanda-Jalan Wastukencana (dialihkan)
Waktu: 23.00-07.00 WIB

Jalur Alternatif

Sementara, warga yang hendak melakukan perjalanan di Kota Bandung, khususnya pusat kota, bisa melalui jalur-jalur alternatif berikut:

Baca juga: Jelang BJB Bandoeng 10K, Kompas dan Bank BJB Ajak Para Pelari Nostalgia Jalanan Bandung

• Utara-Selatan: Jalan Dr. Setiabudi - Jalan Dipatiukur - Jalan Supratman - Kiaracondong/Buahbatu

• Timur-Barat: Jalan A.H. Nasution - Surapati - Flyover Pasupati - Pasteur

• Akses ke pusat kota: Dago Atas (Ir. H. Juanda) atau Tamansari, Riau (LLRE Martadinata), Pungkur, Laswi, Gatot Subroto

Bandung sebagai Kota Kreatif

Sebanyak 12 komunitas atau 150 peserta lari turut hadir dalam Bandoeng 10K yang berpusat di Bumi Experience, Jalan Sultan Tirtayasa, Kota Bandung.

Kegiatan ini disambut baik pioneer lokal streetwear Bandung, Dendy Darman menilai event lari menjadi sebuah ajang silaturahim yang besar.

Apalagi, Bandung menjadi kota yang terkenal dengan fesyen dan makanannya sehingga tepat untuk diadakannya event lari. 

"Acara yang diadakan oleh Kompas dan Bank BJB ini seolah mengajak kita-kita (pelaku usaha) menjadi host acara besar dan ini sangat bisa membantu kami dari sisi ekonomi, sekaligus mengajak orang-orang untuk datang ke Bandung yuk utamanya ke kawasan-kawasan distrik kreatif di Bandung, seperti Jalan Trunojoyo di tengah gempuran belanja online sehingga membuat orang jarang untuk datang ke toko langsung," katanya.

Deputy Corporate Secretary Bank BJB, Sani Ikhsan Maulana menilai bahwa Bandung menjadi pusat kota kreatif di Indonesia.

Kemudian, setelah berkoordinasi dengan Kompas pun hasil risetnya, ternyata dampak industri dari bank BJB Bandoeng 10K cukup signifikan. 

"Dengan membawa konsep local for locals menjadi salah satu penggerak ekonomi kota Bandung menjadi keunikan sendiri. Karena, di Bandung belum banyak event lari yang berkolaborasi dengan fesyen industri seluas ini, mulai racikan desain yang bareng sosok kota Bandung, seperti kang Dendy Darman."

"Lalu, mengajak komunitas lari untuk mengunjungi wilayah sini, hingga setelah race juga akan ada medal week. Jadi, tentu ini sebuah cerita baru yang kami yakini dapat menginspirasi warga lokal untuk bergerak dalam pertumbuhan ekonomi kota Bandung," ujarnya.

Manager Partnership Event Harian Kompas, Ari Setiawan mengungkapkan event BJB Bandung 10K Mei nanti akan diikuti sekitar 4000 peserta dari berbagai komunitas lari dan masyarakat umum.

Jumlah ini meningkat 1000 peserta dari tahun lalu. 

"Peningkatan ini karena memang adanya antusiasme dari pelari Indonesia dan memberikan dampak positif berupa perputaran ekonomi yang cukup signifikan dari data Litbang Kompas sekaligus kita cukupkan di 4000 peserta dengan melihat kapasitas kota ini. Sebab, kalau peserta terlalu banyak, kami enggak mau justru menjadi boomerang buat kami," katanya 

Rencananya event lari nanti start dari BJB Jalan Naripan dan Finish di Balaikota Bandung Jalan Wastukencana dari pukul 05.00 WIB hingga 06.30 WIB.

"Kami bersama bank BJB ingin memperluas pertumbuhan perekonomian kota Bandung lewat industri lainnya, salah satunya fesyen dan food industri," ujar Ari.

(Tribunjabar.id/Rheina, Muhamad Nandri Prilatama)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.